Elara | MataMata.com
Pelatih timnas Mozambik Chiquinho Conde (kiri) berpose pada jumpa pers pasca pertandingan FIFA Match Day melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Laga ini dimenangkan Indonesia dengan skor 1-0 melalui gol Ole Romeny. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Matamata.com - Pelatih Timnas Mozambik, Chiquinho Conde, mengaku kagum dengan kualitas yang ditunjukkan Timnas Indonesia saat ini. Ia bahkan optimistis skuad Garuda mampu melenggang ke putaran final Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol.

Keyakinan tersebut disampaikan Conde setelah timnya menelan kekalahan 0-1 dari Indonesia akibat gol tunggal Ole Romeny pada laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

"Saya pikir Indonesia, dengan staf pelatih dan komposisi pemain bagus serta kuat yang mereka miliki sekarang, pasti akan mampu lolos (ke Piala Dunia) pada tahun 2030," ujar Conde dalam konferensi pers pascapertandingan di SUGBK.

Sama seperti Indonesia, Mozambik saat ini memang belum pernah mencicipi atmosfer putaran final Piala Dunia.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu, langkah Indonesia terhenti di putaran keempat zona Asia setelah kalah bersaing dari Arab Saudi dan Irak. Sementara itu, Mozambik gagal melaju karena hanya finis di peringkat ketiga klasemen Grup G kualifikasi zona Afrika, di bawah Aljazair dan Uganda.

"Semoga kita bisa bertemu di Portugal, Spanyol, dan Maroko nanti. Mozambik dan Indonesia berada di grup yang sama," ucap Conde penuh harap.

Selain memuji performa di lapangan, pria yang menukangani Mozambik sejak Juli 2021 ini juga melayangkan pujian tinggi untuk suporter Garuda.

Pada laga Selasa malam tersebut, tercatat sebanyak 29.889 penonton memadati SUGBK. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan saat Indonesia menang 3-0 atas Oman pada Jumat lalu, yang dihadiri oleh 23.677 penonton.

"Para penonton bersorak sangat antusias untuk tim Indonesia, ini sangat bagus untuk tim yang sedang berkembang," kata Conde.

"Saya pikir itulah yang mendefinisikan sebuah tim. Bukan hanya soal pemain, tetapi harus ada simbiosis antara pemain, penonton, dan seluruh struktur di dalamnya," pungkasnya. (Antara)

Load More