Matamata.com - Mengabdi 17 Tahun Gak Dapat Apa-Apa, Rekam Jejak Pendidikan Inge Anugrah Terbongkar: S1 di Kanada
Fakta yang mengejutkan datang dari Inge Anugrah. Pasalnya, bercerai dengan Ari Wibowo justru membuatnya tak mendapatkan sepeserpun harta yang dimiliki dalam pernikahan mereka.
Dilansir dari unggahan akun TikTok @ninimihairaani pada Sabtu (3/6/2023), salah satu alasannya terkait dengan Inge Anugrah yang tidak berpenghasilan. Istri dari Ari Wibowo ini menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menjadi ibu rumah tangga.
Meski begitu, ternyata Inge Anugrah memiliki rekam jejak pendidikan yang sangat menarik. Dirinya pernah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi di luar negeri.
Tak hanya lulusan S1, namun juga S2. Inge Anugrah pernah menempuh jenjang Strata 1 di Kanada, masih ditambah dengan Strata 2 di Australia.
"Dulu Bu Inge itu pekerjaanya bagus, karena dengan latar belakang pendidikannya, ya S1 di Kanada, S2 untuk Pendidikan Anak Usia Dini di Australia," ungkap pihak kuasa hukum Inge Anugrah saat berjumpa dengan awak media.
Namun sayangnya, kemudian Inge melepaskan pekerjaannya untuk menikah dan menjalani kehidupannya sebagai ibu rumah tangga selama 17 tahun.
Sementara selama menikah dengan Ari Wibowo, ia menanda tangani perjanjian pisah harta yang kini justru merugikan dirinya, yang sudah tak memiliki penghasilan utama sejak lama.
"Perjanjian pisah harta itu kalau kedua suami istri punya penghasilan masing-masing. Sekarang masalahnya, Bu Inge tidak punya penghasilan, jadi apa yang mau dipisahkan. Ini yang tidak adil. Sementara Bu Inge sudah mengabdikan diri 17 tahun tanpa pamrih, sudah melahirkan dua anak yang sudah besar," tambah kuasa hukum.
Berita Terkait
-
HIPMI Siap Jadi Jembatan Investasi dan Kolaborasi Bisnis Indonesia-Jerman
-
MK Targetkan Putusan Gugatan Anggaran Makan Bergizi Gratis Rampung Juli 2026
-
Pencegahan Korupsi PPDB, Pimpinan MPR Desak Karakter Integritas Ditanamkan Sejak Dini
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
DPR Minta Instruksi Presiden Soal Pelajaran Bahasa Prancis Diterapkan Bertahap
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Kisahkan Tragedi Tsunami Aceh! Abidzar hingga Cinta Brian, Ungkap Sinetron 'Lautan Cinta'
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia