Matamata.com - Lagi-lagi goyangan pedangdut Dewi Perssik dianggap vulgar hingga dikritik netizen di dunia maya.
Kali ini istri Angga Wijaya dikritik gara-gara twerking atau goyong bokong saat manggung di acara Pilkada Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
Dalam video yang beredar, Dewa Perssik mengenakan celana ketat bercorak kuning dengan atasan blazer hitam saat manggung. Goyangan yang dianggap vulgar itu dilakukan dengan posisi kayang di hadapan penonton.
Munculnya pro kontra karena goyangannya itu, Dewi Perssik pun menanggapinya saat diwawancarai awak media.
Melansir Suara.com, Dewi Perssik berpikir sebaliknya dengan netizen yang kontra dengannya.
Menurut Dewi Perssik, goyangannya itu sama sekali tidak vulgar dan erotis karena itu termasuk gerakan senam.
Baginya goyangan itu wajar karena itu bagian dari seni. Apalagi dirinya tampil off air bukan on air di televisi.
Dewi Perssik malah menyayangkan orang yang mengkritiknya karena berpikir bahwa seni yang dibawakannya dinilai berbeda oleh orang lain. Bukan hiburan tapi yang lainnya.
Namun begitu, Dewi Perssik tetap meminta maaf kepada orang yang kontra terhadapnya.
Goyangan Dewi Perssik bukan kali ini saja dikritik. Sebelumnya pada April 2018 lalu video goyangannya yang dianggap vulgar juga beredar di media sosial.
Penyanyi yang akrab disapa Depe ini tampak menggenakan jumpsuit ungu ketat.
Video itu dulu diunggah langsung di akun Instagram pribadinya.
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Mau Cari Pria Saleh
-
Wow! Dapat Gaun Seksi Seharga Rp100 Juta dan Lipstik Merah Maroon, Dewi Perssik Sumringah
-
Wow! Dewi Perssik Tampil Seksi dengan Busana Karya Desainer Ririn Rinura, Ini Dia Pose-posenya
-
Uut Permatasari Goyang Erotis Padahal Istri Perwira Polisi: Walaupun Kamu Artis, Tolong Kurangi!
-
Bahagianya Angga Wijaya, Eks Suami Dewi Perssik, Gelar 7 Bulanan Istri
Terpopuler
-
Kementerian PU Tuntaskan SPPG Makan Bergizi Gratis di PLBN Wini dan Motamasin NTT
-
Puan Maharani Ingatkan Etika Mengkritik: Harus Santun dan Saling Menghargai
-
DPR Sahkan UU Pelindungan Saksi dan Korban, Atur Dana Abadi Hingga Independensi LPSK
-
Gibran Kritik Minimnya Penerangan dan Pemeliharaan Sentra Pendidikan Mimika
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo