Tinwarotul Fatonah | MataMata.com
Ashanty, Anang Hermansyah, dan Jerinx SID. (Kolase Instagram/Suara.com)

Matamata.com - Penolakan Jerinx SID terhadap RUU Permusikan telah merebet ke hal pribadi. Musisi 41 tahun itu meminta masyarakat untuk memboikot usaha ayam milik keluarga Anang Hermansyah, "Ayam Asix".

Seperti diketahui, Jerinx menjadi salah seorang musisi yang paling keras menolak RUU Permusikan. Ia bahkan tetap menolak jika RUU Permusikan direvisi. Karena menurut lelaki bertato itu, RUU Permusikan tak berfaedah, membahayakan musisi, dan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.

Baca Juga:
Gokil, Tiket Konser Monokrom Tulus Terjual Habis dalam Waktu 3 Jam

Sikap Jerinx terhadap penolakan RUU Permusikan kerap ia tuangkap di Instagram pribadinya, @jrxsid. Namun pernyataan Jerinx yang bernada keras itu kerap dilapokan warganet ke Instagram dan kemudian dihapus oleh pihak Instagram.

Hal ini rupanya yang menambah emosi seorang Jerinx SID. Yang terbaru, tak saja mengkritik Anang Hermansyah secara pribadi, Jerinx juga menyerang para fans Anang Hermansyah, yang ia anggap sebagai "Laskar Ayam".

Tak itu saja, di unggahan terbaru, Jerinx bahkan meminta kepada masyarakat untuk memboikot usaha kuliner keluarga Anang Hermansyah, "Ayam Asix".

Baca Juga:
Mama Muda Hits, 5 Gaya Liburan Sandra Dewi

"Kawan-kawan di Bali ayo boikot usaha ayam inisiator RUU ini di Bali. Sok-sokan membatasi opini orang di IG, mentang-mentang akunnya verified dan punya belasan juta followers. THIS IS WAR!," tulis Jerinx SID.

Sikap Jerinx SID pun mendapat banyak tanggapan dari netizen. Banyak yang mendukung, tak sedikit juga yang tak setuju. Yang mendukung Jerinx melihat kalau RUU Permusikan menjadi masalah serius dan harus dilawan. Sementara yang tak setuju menilai pernyataan Jerinx, karena sampai membawa-bawa usaha Anang dan keluarga.

Jerinx mengajak masyarakat Bali untuk memboikot usaha ayam milik Anang Hermansyah. (Instagram)

"Musik juga sarana menyuarakan perlawanan terhadap penindasan, simbol kebebasan, bukan cuma cinta-cintaan. How about punk, how about reggae? Gue nggak mau dua genre itu mati di negeri ini. Lanjut bli, panjang umur perjuangan," komentar seorang netizen.

Baca Juga:
Tangan Diinfus, Atta Halilintar Pamer Capai 10 Juta Subscriber

"Jrx selalu pintar memanah segala masalah walaupun menuai kontroversi. Masalah meluas masyarakat awam pun ingin tahu dan mengerti. Jika ini tak dibuat gaduh mustahil untuk diubah. Benar-benar Pemikiran di luar nalar," komentar netizen lain.

"Kenapa mengajak boikot usaha orang segala? Ini sudah di luar konteks sih, Shame on you," netizen lain kontra.

Suara.com/Ferry Noviandi

Load More