Matamata.com - Presenter sekaligus penyiar radio Asri Welas blak-blakan soal kronologi terpaksa melahirkan lebih cepat dari jadwal kelahiran anak ketiganya.
Asri Welas rupanya kehilangan banyak air ketubannya sehingga si jabang bayi hampir kekurangan suplai makanan.
Untungnya, kondisi tersebut segera diketahui sehingga langsung diberikan penanganan dan bayinya bisa terselamatkan. Meskipun terpaksa dilahirkan dalam keadaan prematur.
Menurut Asri rupanya ia menderita diare berat yang membuatnya kehilangan banyak cairan saat itu. Saat diare itu, Asri bisa mengeluarkan cairan sampai lima kali sekali ke kamar mandi.
Kondisi itu yang menurut dokter membuat Asri akhirnya terpaksa melahirkan lebih cepat.
Sudah mengalami hal yang membahayakan si jabang bayi, Asri Welas pun punya pesan khusus buat ibu-ibu hamil.
"Hati-hati buat ibu hamil makannya dijaga," pesannya.
Apalagi selama ini Asri Welas mengakui kalau dirinya belum bisa menjaga makanannya.
"Mungkin makanan saya yang kurang bersih," ungkapnya.
Seperti diketahui, Asri Welas baru melahirkan anak ketiganya, Renzo Gibrar Ridha Raharja pada Senin (15/4/2019) di RSIA Bunda Jakarta.
Berita Terkait
-
Sedih! Berurai Air Mata, Asri Welas Sesali Keputusannya untuk Bercerai dengan Galiech
-
Berlinang Air Mata, Asri Welas Curhat Kondisi Anaknya Idap Katarak Sejak Usia 3 Bulan: Kita Senter Matanya Putih
-
Rekening Asri Welas Dikuras Hacker, Sisakan Saldo Rp 0
-
Lirik Lagu Kejar Mimpimu - Tora Sudiro dan Asri Welas, ost Film Kejar Mimpi Gaspol
-
Terungkap Kronologi Anak Asri Welas Masuk ICU: Habis Makan, Mandi, Tiba-Tiba ...
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo