Matamata.com - Kini sudah bisa bernapas lega karena anak ketiganya telah dilahirkan dalam kondisi baik, Asri Welas menceritakan kronologi harus mempercepat proses lahirannya.
Asri Welas sebelumnya mengalami diare berat. Rupanya dari diare itu ia kehilangan banyak cairan ketuban dalam rahimnya.
Saat menderita diare itu, Asri Welas kebetulan sedang ada di daerah Puncak sehingga tidak langsung bisa memeriksakannya. Pun ia hanya meminum obat.
Ia baru ke dokter setelah sampai di Jakarta dengan kondisi yang sudah lumayan mendingan. Pun ia berpikir kalau dirinya baik-baik saja.
Namun ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, beberapa hari selanjutnya dokternya mengatakan kalau hampir sebagian air ketubannya hilang saat diare tersebut.
Asri Welas pun harus langsung disarankan untuk melahirkan cepat karena ditakutkan si jabang bayi akan kekurangan makanan.
"Karena suplai makanannya hanya sampai otak saja dan nggak nyampai ke badan. Itu nanti akibatnya bisa berhenti suplainya. Kan itu serem banget, kalau berhenti itu artinya bayinya bisa nggak ketolong," ungkap Asri Welas.
Di awal kehamilan Asri pun curhat kalau dirinya sempat bermasalah karena kekurangan zat besi.
"Zat besi yang harusnya ada 11, saya cuma punya 3," katanya.
Sementara itu, di kehamilan ketiganya ia lebih berhati-hati dengan selalu cek kedokter soal kesehatan si jabang bayi.
Hanya saja yang ia sesalkan mungkin karena kurang bisa menjaga makanan.
"Mungkin makanan saya yang kurang bersih," ungkapnya.
Seperti diketahui, Asri Welas baru melahirkan anak ketiganya, Renzo Gibrar Ridha Raharja pada Senin (15/4/2019) di RSIA Bunda Jakarta.
Berita Terkait
-
Sedih! Berurai Air Mata, Asri Welas Sesali Keputusannya untuk Bercerai dengan Galiech
-
Berlinang Air Mata, Asri Welas Curhat Kondisi Anaknya Idap Katarak Sejak Usia 3 Bulan: Kita Senter Matanya Putih
-
Rekening Asri Welas Dikuras Hacker, Sisakan Saldo Rp 0
-
Lirik Lagu Kejar Mimpimu - Tora Sudiro dan Asri Welas, ost Film Kejar Mimpi Gaspol
-
Terungkap Kronologi Anak Asri Welas Masuk ICU: Habis Makan, Mandi, Tiba-Tiba ...
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo