Matamata.com - Aktor Marcell Darwin ingin menjajal berakting di film bergenre komedi. Hal itu karena selama ini Marcell kerap mendapatkan peran menjadi seorang antagonis dengan pembawaan yang serius.
"Sejujurnya kalau misalkan dikasih kesempatan untuk main film yang genrenya komedi mau banget yah, karena itu sebuah tantangan baru," kata Marcell Darwin, saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).
"Yang biasanya kita mainnya serius, cool, atau ya itulah jadi antagonis. Ya itu biasa aja sih, ya mungkin bisa dikasih kesempatan," sambung mantan kekasih Cinta Laura ini.
Marcell Darwin yang baru saja menyelesaikan proyek terbarunya di web series VIU berjudul Rewrite mengaku senang ada unsur komedi yang ia bawakan di dalamnya.
"Untuk main komedi kayak di VIU ini mau banget, apalagi di film kan dikasih kesempatan untuk nyoba. Nah, kesempatan seperti itulah," ujar Marcell Darwin.
Marcell Darwin mengungkapkan bahwa dirinya dan pemain lainnya menjadi dekat satu sama lain usai syuting web series VIU.
"Ya itu setelah habis syuting ini nongkrong sama teman-teman receh becandanya kayak, 'apa benar nasi goreng kalau direbus jadi bubur?' Jadi receh gitu, jadi nggak nyambung. Karena kan hampir tiga bulan di lokasi syuting," tuturnya.
Suara.com/Suci Febriastuti
Berita Terkait
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Misteri Kamar 402, Anggy Umbara Garap Kengerian Rumah Sakit di Korea
-
Adegan Seru Suami-Istri! Zee Asadel dan Emir Mahira di Film 'Kupilih Jalur Langit'
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo