Matamata.com - Penyanyi Andmesh Kamaleng mengungkap awal mula kepikiran menciptakan lagu Hanya Rindu. Hal itu diungkapkan olehnya saat bertandang ke kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).
"Awalnya nggak tahu yah. Bangun pagi, kayak rindu saja. Nggak ada salahnya bikin lagu buat mamah. Ya sudah semua jalan begitu saja. Mungkin sudah diatur sama Yang di Atas. Dapat lirik dan nadanya juga gampang banget," ujar Andmesh Kamaleng.
Lelaki kelahiran 1997 ini mengaku terbiasa behubungan dengan sang ibu, Erna Laure, lewat telepon setiap pagi. Namun, semenjak ibunya wafat, kebiasan tersebut berubah.
"Lagu itu bikinnya pakai gitar di kamar, pas bangun pagi. Itu nggak mimpi sebelumnya. Karena biasanya setiap pagi teleponan sama mamah tapi nggak ada lagi. Akhirnya bikin lagu buat yang bisa berhubungan dengan mamah," sambung Andmesh Kamaleng.
'Hanya Rindu' sendiri merupakan lagu perdana yang Andmesh Kamaleng persembahkan buat Erna Laure. Meskipun tembang tersebut tercipta setelah Erna Laure tutup usia.
"Sebelumnya, nggak pernah nyiptain lagu buat mama. Paling buat mantan dan pacar. Karena baru tahu rasa kehilangan mamah begini, makanya bikin lagu. Lebih sakit daripada kehilangan lainnya, jadi lebih gampang diungkapinnya," kata Andmesh Kamaleng.
"Nyesel nggak. Soalnya buat banggain dia nggak cuma bikin lagu doang, tapi prestasi dan tepatin janji. Andmesh pernah janji beliin rumah buat dia, karena kita di Kupang ngontrak. Karena Andmesh bilang semua buat mamah. Dia kayak bangga," imbuhnya.
Seperti diketahui, Erna Laure wafat pada 26 Desember 2018. Dia meninggal dunia akibat menderita penyakit paru-paru.
Lagu 'Hanya Rindu' sendiri, Andmesh Kamaleng rilis pada 26 April 2019. Kini, tembang tersebut sudah bisa didengarkan diseluruh platform musik.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
Terpopuler
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo