Matamata.com - Mengusung konsep pertukaran budaya, penyelenggara Prambanan Jazz 2019 sengaja mengundang musisi-musisi luar negeri. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Alex Mercado.
Bukan sembarang musisi, Alex Mercado diketahui penyanyi handal sekaligus pianis asal Mexico.
"Saya sangat senang dapat tampil di sini, apalagi dapat melihat kemegahan Candi Prambanan," kata Alex Mercado saat ditemui MataMata.com sesaat sebelum konser pada Jum'at (5/7).
Selain itu, Alex juga tak henti memuji keramahan orang-orang selama ia ada di Indonesia.
"Saya suka personality orang Indonesia, mereka selalu tersenyum. Lewat festival ini, saya juga berharap orang-orang dapat mengetahui seperti apa konsep musik saya," jelas Alex Mercado.
Tak cuma itu, Alex Mercado juga menjelaskan jika Prambanan Jazz adalah salah satu impiannya yang terwujud.
Selesai mengikuti Prambanan Jazz Festival di Yogyakarta, Alex Mercado mengungkapkan jika ia ingin berkeliling ke Asia dan Eropa. Jadwal yang paling terdekat yakni India.
Berita Terkait
-
Romantis! Musisi Rucky Markiano Persembahkan Lagu 'Cerita Teman Hidup' untuk Istri Tercinta
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Ultraverse Festival 2026: Konser "Connected Music" Jakarta-Surabaya-Bali Berkat XL Ultra 5G+
-
Hadirkan 8 Lagu, Wawan Woker Rambah Dunia Tarik Suara
-
Dapat Penghargaan dari VinFast Indonesia, Musisi David Bayu Merasa Tertantang di Industri Ekonomi Kreatif
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Beli Sapi Limousin 950 Kg dari Peternak PPU untuk Kurban Iduladha
-
RI Surplus Gas, ESDM Dorong LNG Ritel Jadi Alternatif BBM dan LPG
-
Trump Sebut Uranium Iran Akan Diserahkan ke AS atau Dimusnahkan Bersama
-
Presiden Iran Perintahkan Pemulihan Internet Total Pasca-Protes Nasional
-
Garap Film 'Dayak', Ivan Bandhito Ungkap Sejarah Masyarakat Kalimantan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo