Matamata.com - Nunung bersama suaminya, Iyan Sambiran diciduk polisi karena kasus narkoba. Ketua Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol (Purn) Siswandi mengatakan bakal membantu Nunung dari upaya hukum.
"Kita mau membantu mbak Nunung dari upaya hukum, jadi kita dari GPAN sudah siapkan lawyer, itu yang pertama. Yang kedua tadi sudah disampaikan sama mas Polo. Saya harapkan penyidik berlaku yang proporsional dudukan pada porsinya," ujar Siswandi, saat menggelar konfernsi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019).
Dia pun berharap mantan pemain Opera Van Java ini bisa mendapatkan rehabilitasi. Pasalnya, barang bukti sabu yang ditemukan cuma 0,36 gram.
"Kita lihat nanti hasil dari perkembangan penyidikan tapi yang jelas saya sudah lihat dari media, jumlah barang bukti 0,36 gram berarti di bawah surat edaran Mahkamah Agung. Dan dari media juga mba Nunung sudah mengatakan kalau dia mengonsumsi ini selama lima bulan," kata Siswandi.
"Yang kita harapkan tadi para pengguna narkoba tempatnya bukan di penjara tapi direhabilitasi, pengguna dan pecandu narkotika itu wajib direhabilitasi. Tegakanlah UU 35 2009 pada porsinya," sambungnya lagi.
Seperti diketahui, Nunung dan suaminya, Iyan Sambiran ditangkap di kediamannya sendiri di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019) sekira pukul 13.15 WIB.
Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan paket sabu seberat 0,36 gram, alat hisap sabu alias bong, empat buah ponsel dan 37 lembar uang pecahan Rp 100 ribu rupiah.
Suara.com/Sumarni
Berita Terkait
-
Komedian Nunung Bangga Masuk Nominasi 'Anukom 2025', Ingin Srimulat Punya Generasi Penerus
-
Nunung Ungkap Kisah Pilu: Rekening Mendadak Kosong, Anak Justru Tagih Utang Apa Enggak Tambah Pusing?
-
Perjuangan Masa Kecil Nunung, Saking Susahnya Ngemil Saja dari Nasi yang Dijemur, Makan Bakso Cuma Kuahnya Tapi Nikmat
-
Nunung Dijuluki Pelawak Kaya, Ternyata Pernah Kesulitan Ekonomi, Sampai Mencuri Makanan di Warung
-
Lepas Dari Belenggu Kanker, Nunung Bagikan Semangat Lawan Penyakit Kanker
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo