Matamata.com - Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan perkembangan kasus penyalahgunaan narkoba yang menyeret nama komedian Nunung.
Diungkap Nunung dan suaminya benar sudah secara aktif menggunakan narkoba selama 5 bulan dari Maret lalu.
Modus pemesanan narkoba pun terungkap. Menurut AKBP Jean ada modus unik yang dipakai Nunung untuk mengelabuhi orang lain.
Mereka menyepakati saat ada orang tanya apa keperluan tersangka TB yang mengantarkan narkoba, selalu dikatakan barang bukti itu adalah perhiasan.
"Jadi seolah-olah ada transaksi perhiasan. Dan itu diakui oleh kedua belah pihak," ungkap AKBT Jean, Minggu (21/7/2019).
Seperti diketahui, Nunung diciduk jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada 19 Juli 2019 pukul 13.15 WIB.
Melalui penangkapan tersebut, polisi menyita sabu seberat 0,36 gram. Saat dilakukan tes urin, Nunung juga dinyatakan positif.
Berita Terkait
-
Komedian Nunung Bangga Masuk Nominasi 'Anukom 2025', Ingin Srimulat Punya Generasi Penerus
-
Nunung Ungkap Kisah Pilu: Rekening Mendadak Kosong, Anak Justru Tagih Utang Apa Enggak Tambah Pusing?
-
Sebelum Diciduk Polisi, Chandrika Chika Sudah Diingatkan untuk Jauhi Aktivitas yang Melanggar Norma Agama
-
Perjuangan Masa Kecil Nunung, Saking Susahnya Ngemil Saja dari Nasi yang Dijemur, Makan Bakso Cuma Kuahnya Tapi Nikmat
-
Nunung Dijuluki Pelawak Kaya, Ternyata Pernah Kesulitan Ekonomi, Sampai Mencuri Makanan di Warung
Terpopuler
-
King Nassar Punya Cara Unik untuk Lepas Penat
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo