Matamata.com - Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting turut merasakan dampak pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jakarta dan sebagian Banten, Jawa Barat, serta Jawa Tengah, pada Minggu (4/8/2019). Terputusnya aliran listrik pun membuat aktivitas di rumahnya di kawasan Depok terganggu.
"Di rumah aku mati lampu setengah hari kemarin," kata Ayu Ting Ting di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).
Pelantung tembang 'Sambalado' ini berharap daerahnya tidak sering mati lampu. Pasalnya, sang anak, Bilqis Khumairah Razak menjadi rewel karena kegerahan.
"Iya dia (Bilqis) protes, bilang 'bun panas AC-nya nggak bisa nyala ya?'," tutur Ayu.
Ayu Ting Ting pun berharap tak ada lagi pemadaman hari ini. Dia pun merasakan kegerahan akibat mati listrik massal ini.
"Sudah cukup sekali saja, jangan sampai terjadi lagi, gerah panas," pungkas ibunda ini.
Berita Terkait
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Puan Minta PLN Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Polda Metro Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
Terpopuler
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo