Matamata.com - Usai mengamuk, putra Elvy Sukaesih akhirnya dibebaskan. Bukan tanpa sebab, pihak penyidik mengatakan bahwa keluarga Haedar memberikan surat keterangan sakit jiwa.
"Tidak jadi diamankan karena keluarganya menunjukan surat keterangan gangguan jiwa," kata Argo saat dihubungi wartawan, Jumat (13/9/2019).
Menanggapi hal tersebut, pihak keluarga Haedar memberikan klarifikasinya.
Fitria Sukaesih sendiri mengatakan bahwa saudaranya tidaklah gila. Haedar hanya menderita gangguan Skizofrenia.
"(Haedar) dari depresi ada gangguan gitu. Karena dia asalnya stroke tiga kali, terus dari stroke suaranya nggak bisa keluar. Sementara anak Umi kan pasti nyanyi, gitu. Jadi sudah bikin dia kecewa, anaknya juga meninggal. Jadi dia banyak hal yang berat yang dia rasa sehingga terganggu. Sempat dirawat terus dinyatakan sehat. Cuma kan yang seperti itu nggak terlepas dari obat," ungkap Fitria Sukaesih.
Skizofrenia sendiri merupakan gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, merasakan, dan berperilaku dengan baik.
Skizofrenia ditandai dengan pemikiran atau pengalaman yang nampak tidak berhubungan dengan kenyataan, ucapan atau perilaku yang tidak teratur, dan penurunan partisipasi dalam aktivitas sehari-hari. Kesulitan dalam berkonsentrasi dan mengingat.
Sebelum Haedar ngamuk, keluarga sudah mencoba untuk membawanya ke dokter. Namun, pihak keluarga mengaku kesulitan.
Bahkan Haedar sampai memberikan ancaman saat akan diajak ke dokter.
"Dia menolak untuk minum obat. Kemudian, waktu diajukan untuk periksa ke dokter marah dan nggak mau bahkan ngancem," ujar Fitria Sukaesih.
Fitria juga menjelaskan bahwa sang kakak kini kondisinya sedang sensitif sehingga mudah tersinggung.
"Tersinggungnya itu tinggi," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, putra sulung Elvy Sukaesih, Haedar mengamuk di sebuah warung yang tak jauh dari rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (12/9/2019) malam. Haedar ngamuk karena tak diperbolehkan mengutang tiga bungkus rokok. Polisi sempat mengamankan Haedar, namun kemudian membebaskannya Jumat (13/9/2019) karena keluarga menunjukkan surat kalau Haedar mengalami gangguan jiwa.
Berita Terkait
-
Sempat Berseteru, Neng Wirdha Akhirnya Bertemu dengan Elvy Sukaesih dan Dhawiya di Momen Lebaran
-
Gawat! Sang Kekasih Diejek 'Ani-ani', Boris Bokir Ngamuk dan Ancam Netizen
-
Suami Penyanyi Dangdut Neng Wirdha, Zecky Alatas Kaget Perolehan Suaranya di DPD Merosot Drastis
-
Marah-marah gegara Ketek Basah, Denise Chariesta Kasih Surat Terbuka ke Produsen Antiperspiran
-
Okie Agustina Cerita Awal Mula Temukan Gunawan Berselingkuh dengan Yunita, Ternyata karena Jersey Sepakbola
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo