Matamata.com - Mengenai hak asuh anak antara Tsania Marwa dan Atalarik Syah, majelis hakim menyatakan untuk dibagi dua.
Tsania Marwa menapat hak asuh atas anak perempuannya, Aisyah Shabira. Sementara Atalarik sebagai pihak tergugat bertanggung jawab atas anak lelaki mereka, Syarif Muhammad Fajri.
Kurang puas dengan putusan hakim tersebut, Atalarik Syah akhirnya kini memutuskan untuk mengajukan banding.
Berdasarkan pengakuan Atalarik, ia mengatakan bahwa hal itu ditempuh untuk membela sang anak.
"Jadi kembali lagi karena saya punya tanggung jawab dunia akhirat terhadap anak-anak saya sendiri. Atas nama anak-anak, saya memperjuangkan mereka untuk banding," ucap Atalarik Syah dengan lantang.
"Alhamdulillah saya masih diberikan tenaga, keluarga, dan teman-teman yang support," imbuhnya.
Djunaedi, kuasa hukum Atalarik Syah menegaskan bahwa langkah banding diambil lantaran Tsania Marwa tidak kooperatif dengan keputusan majelis hakim yang telah dikeluarkan.
"Tapi 14 hari berjalan, Marwa tidak menunjukkan etikat baik untuk mengasuh bersama. Kan anak tidak bisa dibagi dua," ujar Djunaedi saat ditemui awak media.
Berita Terkait
-
Perkuat Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah' Stefan William Bikin Menarik Alur Cerita
-
Rumah Atalarik Syach Dibongkar Usai Sengketa Tanah, PN Cibinong Perintahkan Pengosongan
-
Cut Syifa Difitnah Jadi 'PSK' di Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah', Begini Kisahnya
-
Pasrah Setelah 7 Tahun Perjuangkan Hak Asuh Anak Tanpa Hasil, Tsania Marwa: Aku Mau Move On
-
Mental Hancur Hingga Terpikir Bunuh Diri, Tsania Marwa Akhirnya Pasrah Lakukan Ini
Terpopuler
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
-
Menbud Fadli Zon: Iduladha Perkuat Solidaritas Sosial dan Budaya Gotong Royong
-
BGN dan Polri Usut Penipuan Jual-Beli Titik SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Ratusan Warga Nagarawangi bersama Lifebuoy Gelar Zumba, UMKM hingga Games di Tasikmalaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo