Matamata.com - Banyak yang menuding Jerinx SID dengan sebutan lord of bucin (budak cinta).
Mengenai sebutan itu, Jerinx sendiri mengaku ogah ambil pusing.
Menurutnya, tak ada masalah dari sebutan bucin yang dialamatkan kepada dirinya.
"I think it's good. Karena saya lihat di Indonesia khususnya, terlalu banyak kebencian yang diekspos, terlalu banyak kekerasan yang diekspos, terlalu banyak hal yang harus tahu. Jadi, mungkin apa yang saya lakukan bisa cukup menyeimbangkan itu," ujarnya Jerinx seperti yang dikutip Matamata.com dari YouTube channel Gofar Hilman pada, Selasa (1/10/2019).
Menurut Jerinx, menjadi budak cinta bukanlah sebuah hal yang memalukan.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa menjadi budak cinta jauh lebih baik daripada menjadi budak dalam konteks yang lain.
"Jadi lebih baik begitu, karena kenapa? Budak cinta itu kan kayak kamu itu kayak dikendalikan oleh cinta dan kalau kamu menelisik, semua every religion in this world yang ada di muka bumi ini mereka basicly semuanya cinta. So, tanpa cinta nggak ada agama. So it's rather than be budak cinta dibandingkan budak lain. Budak kebencian, budak agama, budak harta, budak popularitas," pungkasnya.
Di akhir sesi, Jerix bahkan tak malu untuk menegaskan bahwa dirinya lebih baik menjadi budak cinta.
"Saya lebih baik jadi budak cinta," tegasnya.
Berita Terkait
-
Gilga Sahid Terang-terangan Ungkapkan Cinta, Happy Asmara Malah Ngaku Sudah Tahu Duluan: Aku Bisa Menebaknya
-
Kelewat Bucin, Aksi Gilga Sahid Nyosor Happy Asmara Dihadapan Orang Yang Berpuasa Bikin Netter Emosi: Gak Punya Malu!
-
Diduga Cerai, Keenan Pearce Makin Sering Pamer Momen Bucin
-
Lepas Dari Bule Kere, Nikita Mirzani Sukses Gaet Ajudan Prabowo, Netizen Auto Sindir Lolly: Kok Mau Sama Teko Warteg!
-
Netizen Ucap Syukur Ramai-ramai, Akhirnya Nikita Mirzani Ketemu Pawangnya, Media Sosial Terbebas Dari Huru Hara!
Terpopuler
-
Lumbung Ternak Nasional, Khofifah Sebut Stok Hewan Kurban di Jatim 2026 Surplus Besar
-
Danantara Evaluasi Peluang Investasi untuk Perkuat Dampak Sosial-Ekonomi
-
Menteri ESDM Pastikan Minyak Mentah Rusia Segera Masuk ke Indonesia
-
Pakar: Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Kunci Pemerataan Kualitas Pendidikan
-
Mendikdasmen: Deep Learning Jadi Ikhtiar Wujudkan Cita-Cita Ideal Pendidikan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo