Matamata.com - Irfan Hakim sempat mendapat komentar miring karena menjadi presenter acara dangdut. Namun, presenter handal itu memilih untuk bodo amat.
"Dari dulu gue juga dari musim dulu KDI udah lima tahun lebih sekarang di Indosiar juga bertahun tahun nggak apa-apa," kata Irfan Hakim di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).
"Walaupun pas awal saya memutuskan jadi host kompetisi dangdut sesama presenter sempet ada yang mandang miring juga, 'Kok dangdut?' Ya kenapa nggak kata gue gitu, dangdut dibikin keren dan masalah pilihan pekerjaan masing masing dan itu nggak hina," katanya lagi.
Malah, kata Irfan, dirinya mendapat banyak pengalaman berharga selama menjadi presenter acara dangdut. Dia bisa melihat secara langsung perubahan nasib seseorang.
"Ya yang itu saya bilang ini ajang merubah nasib diri itu. Intinya dalam berbagai kompetisi gue melihat merubah hidup mereka dari orang tuanya pemulung, tukang becak. Tapi sekarang pada punya rumah, pada naik haji, punya mobil. Gue seneng banget sangat sangat seneng sekali," kata Irfan Hakim.
Meskipun begitu Irfan Hakim kini terkadang masih dikomentari sinis soal perkerjaannya itu. Tapi, host D'Academy ini mencoba legowo.
"Gue ngelihat pendapat orang selama kita bener yaudah pro kontra juga. Kaya sekarang 'Kok masih goyang-goyangan bukanya sekarang katanya orang orang pada hijrah?' Yang tau cuma saya dan juga Tuhan saja," ujar Irfan Hakim. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Kabar Duka, Ayah Presenter Gilang Dirga Meninggal Dunia
-
Bangun 23 Villa Senilai Rp 12 Miliar, Vicky Prasetyo Rambah Bisnis Wisata
-
Harta LHKPN Capai Rp 1 Triliun, Raffi Ahmad Diduga Lakukan Pelanggaran Pajak
Terpopuler
-
Hore Dapat Hadiah! Ratusan Warga Kota Tasikmalaya Kaget, Rumahnya Diketuk Tim 'Festival Tok Tok Buoy'
-
Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Pancasila: Jangan Hanya Untungkan Segelintir Orang
-
KPK Targetkan Pelimpahan Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Rampung Usai Musim Haji 2026
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Anggota DPR Ajak Gen Z Jaga Persatuan di Era Digital
-
Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo