Matamata.com - Menjelang pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Tompi membagikan kisah yang cukup mengejutkan.
Siapa sangka, ternyata Tompi sempat ditawari menjadi 'menteri'. Melalui unggahannya, ia mengaku akan dicalonkan dan sempat ditelepon.
''Gak tahan untuk gak cerita... Jadi bbrp bulan lalu berhembus kabar sy mau dicalonkan jadi “mentri” , bbrp org dalam sudah telp, nanya kesediaan dan disuruh siap2. Nanti akn dipanggil utk bertemu dan bicara lansung.''
Tompi sendiri tak menyangka bahwa dirinya bisa ditawari menjadi 'menteri'. Mengingat ia sendiri tak memiliki background bekerja di bidang administratif.
''Ini bener2 di luar dugaan... sy nyaris gak punya background kerja administratif.''
Meski sudah menolak, namun Tompi masih saja dipaksa untuk mau menerima tawaran tersebut.
Hingga akhirnya ia dijemput oleh sebuah mobil lengkap dengan pengawal.
''Sy bilang sy gak tertarik, tp yg bersangkutan NGOTOT “ketemu ajaa dulu, nanti dijelaskan arahnya kemana”
Dan tibalah hari itu, sy dijemput naik sedan bagus, pke pengawal segala. Wkwkwk berasa penting.''
Setelah bertemu, Tompi lantas langsung diajak mengobrol mengenai pengabdian.
Bukan menjadi menteri, Tompi rupanya ditawari menjadi seorang mantri untuk ditugaskan ke pelosok-pelosok.
''Kami ngobrol di beranda, hanya ada saya dan beliau. “Jadi bgini, kami butuh bantuan pemikirannya... tenaganya utk mengabdi. Sy rasa inii saatny....” Beliau melihat sy lamaa, ttapannya dalamm.
Sy senyum ajaa. “Gimana, mau ya?” “Mau apaa ya pak?” “ kita lgi siapkan tenaga MANTRI utk ke pelosok2 “
''Owalaha.... bikin deg2an ajaaa *catatan percakapn sy dengan presiden
PT Mandiri Sejahtera,'' tulis Tompi dalam unggahannya.
Duh, kocak nih cerita Tompi.
Berita Terkait
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Fadli Zon: Lengger Banyumas Harus Dirawat dan Dikembangkan ke Tingkat Dunia
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Menkeu Purbaya: Imunitas Patriot Bond Hanya Berlaku untuk Dana yang Diinvestasikan
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo