Matamata.com - Presenter kawakan Dewi Hughes tengah trending di media sosial. Ini terkait dengan penampilan barunya yang makin awet muda dan langsing di usia 48 tahun.
Dilansir dari YouTube TRANS7 Official, Dewi Hughes menceritakan perjalanan panjangnya menurunkan berat badan dari 150 Kg menjadi 70 kg.
"Awalnya saya sakit karena kegemukan kayak tadi yang di foto yang beratnya 150 kg saya nggak pernah selangsing kalian dalam seumur hidup," jelas Dewi Hughes.
"Di tempat tidur saya melihat internet ada nenek-nenek umur 90 tahun masih bisa lari-lari ke pantai. Lah saya yang 45 tahun kok begini. Terus saya berfikir apa yang dimakan sama nenek-nenek ini, oh ternyata real food," terang Dewi Hughes.
Lebih lanjut, Dewi Hughes menjelaskan jika real food adalah makanan natural yang tidak diproses dan tidak dikalengin ataupun dimasak berulang-ulang.
"Begitu saja dalam sebulan, saya bisa turun 11 Kg," papar Dewi Hughes.
Tak sampai di situ, Dewi Hughes juga langsung menyajikan beberapa makanan segar yang biasa ia makan sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuhnya.
"Waduh modalnya berapa kalau begitu," tanya Tukul selaku host Ini Baru Empat Mata.
"Mas tukul silahkan coba saja," jelas Dewi Hughes sambil menerangkan jika manakan sehat tersebut hanya membutuhkan modal Rp 20 ribu saja.
Tak berselang lama, unggahan tentang Dewi Hughes itu langsung menuai ragam reaksi netizen.
"Pembelajaran buat kita semua," komentar akun MZ Zamhari.
"Luar biasa Mbak Dewi salut saya, ini biayanya murah-murah beneran sekitar 20 ribuan," jelas akun Fandy Angler.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya
-
Kejagung Setor Pemulihan Aset Rp1,029 Triliun ke Kemenkeu, Ada dari Eddy Tansil
-
Bikin Mesin Awet, Begini Cara Pertamina Saring Zat Pengotor Cetak BBM Standar Euro 4
-
COO Danantara Tegaskan Komitmen Transparansi Investasi demi Kepercayaan Investor
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo