Matamata.com - Telah menutup-nutupi keberadaan anaknya selama sembilan tahun, Ratna Dilla menyesal. Apalagi, ia sempat menyebut kalau putranya yang bernama Rafli rafka fadilla itu hasil adopsi.
Rupanya, Rafli mengetahui dari YouTube kalau dirinya adalah anak adopsi. Rafli pun sempat bertanya apa arti adopsi.
"Anakku tanya, 'aku bukan anak mami? Adopsi itu apa?'. Aku sedih banget. Aku nangis dan peluk anakku," kata Ratna Dilla, di acara Pagi Pagi Pasti Happy, Jumat (29/11/2019).
"Aku terpaksa berbohong. Aku bilang kalau anak adopsi itu anak yang punya ibu, tapi tak ada ayahnya," sambung Ratna Dilla.
Ratna Dilla mengaku selama ini ia menutupi keberadaan anaknya karena alasan pekerjaan. Terikat dalam sebuah label, Ratna dilarang untuk memiliki anak.
"Kalau nikah boleh, tapi sebisa mungkin untuk tidak memiliki anak. Kontrak itu dari 2005 sampai 2010," jelas Ratna Dilla.
Ratna Dilla pun mengaku teramat menyesal dengan sikapnya. Karena demi karier, ia sampai tak mengakui kebaradaan anaknya sendiri.
"Waktu itu aku memang sempat bikin statement anak adopsi. Aku nyesel dengan egonya aku. Aku sudah minta maaf sama dia, demi popularitas demi kerjaan aku tega kayak gini," tutur Ratna Dilla.
Ratna Dilla pun menerangkan ke Rafli kalau ia sangat mencintainya.
"Aku cuma bilang sama anakku, mami besarin kamu dengan seorang diri. Dengan seorang diri aku cari uang semua untuk dia. Tapi aku benar-benar nyesel atas semua yang aku lakukan," ucap Ratna Dilla.
Menurut Ratna Dilla, Rafli adalah anak dari hasil pernikahannya dengan suami pertama. Namun sang suami meninggal bahkan ketika Rafli masih berada di dalam kandungan. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Kemendikdasmen Beri Bantuan School Kit dan Trauma Healing Murid Korban Kebakaran Kemayoran
-
Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Puan Maharani: Negara Tidak Boleh Kalah
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo