Matamata.com - Tamara Bleszynski belum lama ini mengungkapkan kalau dirinya ternyata sewaktu kecil menderita disleksia.
Diceritannya dalam sebuah postingan di akun Instagramnya, dulu ia kesulitan untuk membaca dengan benar.
"Aku dulu punya kesulitan untuk membaca yang benar, karena huruf-huruf seperti menari-nari bagiku. E menjadi G, A menjadi B dll."
"Dan susah bagiku untuk mengingat urutan alphabet yang simpel. Karena huruf-huruf menari-nari dalam ingatanku, berbeda dengan tulisannya. Walau sudah pakai kaca mata," ceritanya.
Namun menurutnya, ia bisa bertahan karena punya semangat besar untuk mengingat banyak naskah.
"Tapi semangatku untuk mengingat semua naskah, lebih besar dari kekuranganku," tambahnya.
Dalam postingannya itu, Tamara pun mengunggah foto saat dirinya perform membacakan puisi.
Pengakuan Tamara pun diapresiasi oleh seorang netizen karena mau jujur.
"Jarang artis mengaku jujur seperti ini. GBU Tamara," komentar netizen.
Beberapa netizen justru mengaku kangen dengan Tamara. Mereka berharap ibu dua anak ini bisa kembali ke dunia hiburan tanah air.
Berita Terkait
-
Jawaban Tamara Bleszynski saat Teuku Rasya Minta Klarifikasi soal Dilupakan Anak: Hah? Apaan Sih?
-
Curhat Diacuhkan Putranya hingga Kutip Hadis Rasul, Tamara Blezynski Malah Dicibir: Siapa Suruh Dulu Pilih Brondong!
-
Harvey Moeis Terjeras Kasus Dugaan Korupsi, Tamara Bleszynski Kuatkan Sandra Dewi
-
Mengejutkan! Kenzou Leon Lewis Anak Tamara Bleszynski, Jadi Korban Tabrak Lari, Begini Kondisinya
-
Tamara Bleszynski Sedih Dipolisikan Kakak: Pa, Aku Lelah...
Terpopuler
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
-
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Transformatif Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo