Rabu, 19 Februari 2020
Linda Rahmadanti : Jum'at, 14 Februari 2020 | 20:14 WIB

Matamata.com - Tangis Lucinta Luna langsung pecah setelah wartawan bertanya soal orangtuanya. Artis transgender itu sangat rindu dengan ibu dan ayahnya.

"Iya (ingat ibu). Saya merasa ingin menyusul kedua orangtua saya," kata Lucinta Luna, di Polres Metro Jaya Jakarta Barat, Jumat(14/2/2020).

Lucinta Luna pernah dibuat sakit hati, karena ia dituduh menjadi penyebab orangtuanya meninggal.

"Ada yang bilang orangtua kamu begini karena kamu begini. Ini yang benar benar menyakitkan," tutur Lucinta Luna.

Lucinta Luna mengaku menyesal begitu bertekad menjadi seorang artis. Karena gara-gara itu, Lucinta kerap mendapat olok-olok lantaran dirinya seorang transgender.

Namun hal tersebut tak dipedulikan Lucinta Luna. Salah satu alasan yang membuat dirinya berusaha untuk tetap kuat, karena ia adalah tulang punggung untuk adik dan keponakan. Tapi rupanya, untuk bisa kuat mendapat segela hujatan dari warganet, Lucinta mencari pelarian ke obat penenang. Hal itu sangat disesalinya.

"Ini adalah pembelajaran buat saya, dan penyesalan buat saya. Karena saya adalah tulang punggung keluarga. Tapi harus bagaiman saya mesti kerja keras di depan panggung televisi, saya bisa menghibur apapun yang kalian lontarkan. Saya punya batin yang sakit, tapi saya coba untuk menghibur," tutur Lucinta Luna sambil menangis.

Tersangka kasus narkoba Lucinta Luna menangis saat berbicara kepada media di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2). [Suara.com/Ismail]

Seperti diketahui, Lucinta Luna ditangkap bersama kekasihnya, Abash dan dua orang stafnya di apartemen Thamrin Residence, Senin (10/2/2020) malam. Barang bukti yang ditemukan diantaranya tiga butir pil ekstasi, tujuh butir pil tramadol, dan lima butir pil riklona.

Dari hasil pemeriksaan, pelantun "Bobo Dimana" itu dinyatakan positif narkoba sedangkan tiga orang lainnya negatif dan saat ini Lucinta Luna ditahan pada sel khusus Polda Metro Jaya. (Herwanto)