Matamata.com - Harvey Moeis telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi timah, menyusul penangkapan Helena Lim, yang dikenal sebagai Crazy Rich PIK, bersama dengan 14 orang lainnya. Kasus ini telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 271 triliun.
Meskipun begitu, Sandra Dewi hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait situasi tersebut. Sebelum suaminya ditahan, ia menjalani perawatan di rumah sakit karena masalah kesehatan.
Namun, kisah cinta antara Sandra dan Harvey serta berbagai tantangan yang mereka hadapi kembali menjadi pembicaraan hangat. Salah satunya adalah persetujuan keluarga Sandra Dewi yang sempat menolak hubungan keduanya.
Dalam wawancara dengan Daniel Mananta, Sandra Dewi mengungkapkan keraguan ayahnya terhadap Harvey sebelum pernikahan mereka. Ayah Sandra ingin memastikan bahwa Harvey adalah pria yang baik dan pantas menjadi menantunya.
“Bokap gue ngerasa selama ini dia memang kalau gue pacaran selalu cari tahu, dia (Harvey) siapa nih, mau sama anak gue? Anak gue kan anak baik-baik, gue membesarkan Sandra baik-baik dan menjadi seorang yang baik-baik," beber Sandra Dewi dikutip pada Selasa, (2/4/2024).
Pengalaman Sandra Dewi dalam hubungan sebelumnya juga menjadi pertimbangan bagi ayahnya. Ayah Sandra merasa perlu memastikan kebahagiaan putrinya setelah pengalaman gagal dalam hubungan sebelumnya.
Sandra menjelaskan bahwa ayahnya meragukan kebahagiaannya dengan Harvey karena Harvey jarang memberikan perhatian. Menurut Sandra, Harvey sangat fokus pada karirnya.
"Dia takut gue gagal lagi, karena baru pacaran aja jarang diapelin Harvey. Jadi ayah gue ngerasa si harvey bisa buat anak gue bahagia enggak nih?" ujar Sandra.
Meskipun begitu, Harvey akhirnya mendapat restu dari orang tua Sandra. Saat ini, pernikahan mereka telah diberkati dengan kedua anak, Raphael Moeis dan Mikha Moeis.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
KPK Duga Wamen Imigrasi Silmy Karim Terima Uang Pemerasan Sejak Menjabat Dirjen
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo