Matamata.com - Syifa Hadju resmi melaporkan kasus ancaman penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan di Polres Tangerang Selatan.
Sebelum menempuh jalur hukum, Syifa lebih dulu minta pendapat pada keluarga dan orang-orang terdekat, termasuk sang pacar, Rizky Nazar.
"Aku sharing ke orang-orang sekitar aku (termasuk Rizky Nazar)," kata Syifa Hadju saat ditemui di Polres Tanggerang Selatan, Jumat (28/2/2020) malam.
Hampir semua orang yang dimintai pendapat setuju jika harus ada upaya hukum yang ditempuh. Sebab mereka menilai teror yang diterima Syifa Hadju di Instagram sudah sangat mengkhawatirkan.
"Semua pihak terdekat aku, kerabat aku juga bilang kayak gitu, lapor polisi," ucap Syifa Hadju.
Perempuan berusia 19 tahun ini menambahkan, laporan dibuat agar memberi efek jera kepada pelakunya.
"Aku ngelapor juga, aku pikir banyak banget kali ya orang-orang di luar sana yang mungkin mengalami hal yang sama. Kayak pengancaman apalagi sampai ke arah pemerkosaan atau dengan hal-hal seperti itu. Jadi ya nggak ada salahnya sih untuk ngelapor," kata bintang film Danur 3 itu.
"Dia (pelaku teror) sering sekali dalam beberapa hari itu cukup seringlah dan menggunakan bahasa yang sangat kuat," ujarnya lagi.
Sebagaimana diketahui, laporan Syifa Hadju telah diterima penyidik pada Jumat (28/2/2020). Polisi memakai pasal 45 ayat 1 juncto pasal 45B UU ITE untuk menjerat pelaku. Ancamannya masing-masing 6 tahun dan 4 tahun penjara. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju
-
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Banjir Doa dari Rekan Artis hingga Kehadiran Tokoh Negara
-
Ozzol Ramdan, Syifa Hadju hingga Renaga Tahier, jadi Nominator 'ITA 2025'
-
Momen Spesial Ulang Tahun El Rumi: Kejutan Romantis dari Syifa Hadju dan Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan
-
El Rumi Santai, Syifa Hadju Merasa Tertekan Sering Ditanya Soal Rencana Pernikahan
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo