Linda Rahmadanti | MataMata.com
Rachel Vennya umumkan kehamilan keduanya nih! (Instagram/@rachelvennya)

Matamata.com - Rachel Vennya baru saja mengungkapkan isi hatinya di Instagram Stories. Ia curhat banyak dikirimi DM dan email.

DM dan email tersebut berisi permintaan tolong dan permohonan peminjaman uang.

Baca Juga:
Rachel Vennya Transfer Rp 60 Juta ke Sahabat, Netizen: Temenan yuk!

''Guys, aku gak bisa nolong kalian semua. Please stop dm/email/wa admin aku yang ada di contact bio karena itu endorsement only, aku gak pernah meminjamkan uang dan ngebantuin orang karena dia yang minta, seperti memohon-mohon di dm/email/wa admin,'' jelas Rachel Vennya.

Ia mengaku memberikan bantuan karena hatinya yang tergerak, bukan karena diminta.

''Aku mau bantu KALAU hati aku tergerak bantu tanpa diminta, bahkan kalau diminta aku jadi ngerasa gimana gitu,'' terangnya.

Baca Juga:
Serahkan Duit Donasi Rp 2 M ke Jusuf Kalla, Rachel Vennya Gugup

Lebih lanjut, Rachel Vennya juga mengaku tidak suka didatangi ke rumahnya. Jika hal tersebut terus-terusan dilakukan, ia bahkan tak segan-segan akan mmebawa kasus ini ke polisi.

Rachel Vennya (Instagram @makrumpita)

''Aku juga gak suka kalau ada yang datang ke rumahaku untuk alasan apapun itu karena rumah adalah tempat aku merasa aman dan nyaman, jadi pasti akan diusir oleh security bahkan kalau berkali-kali aku pasti akan bawa ke kantor polisi,'' tegas Rachel Vennya.

Sekali lagi, ia menegaskan tidak melayani pinjaman uang. Ibu dari Xabiru itu juga menjelaskan bahwa ia akan memberi pengumuman jika memang sedang membutuhkan pegawai.

Baca Juga:
Mulia! Rachel Vennya Juga Kirim 1000 Hazmat Suit ke RS Rujukan Corona

''Aku tidak menerima pinjaman, dan jika ada lowongan pasti aku akan tulis dengan persyaratan dan ngirim CV gimana, GAK MUNGKIN aku nerima kerjaan orang lewat dm atau email yang gak pasti, dan itupun ngirimnya ke email perusahaan bukan email pribadi,'' ungkapnya.

Rachel Vennya. (Instagram/@rachelvennya)

Di akhir unggahan, Rachel Vennya meminta untuk tidak terus-terusan diteror karena hal tersebut bisa membuatnya merasa kapok.

''Please stop please. Please jangan bikin aku kapok untuk melakukan penggalangan dana atau membantu orang lain karena di push gini. Please,'' tutupnya.

Load More