Senin, 06 Juli 2020
Tinwarotul Fatonah : Selasa, 30 Juni 2020 | 19:09 WIB

Matamata.com - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengungkapkan terduga pelaku pembakaran mobil Via Vallen sulit diajak berkomunikasi. Dia menduga terduka pelaku pura-pura alami gangguan jiwa.

Pihak penyidik pun akhirnya kesulitan melakukan interogasi.

"Ngomongnya ngelantur. Sementara kami diamkan dulu, kami lihat perkembangannya setelah dia tenang akan diperiksa," kata Sumardji di Surabaya hari ini, Selasa (30/6/2020) seperti dikutip dari Antara.

Karenanya, polisi sampai sekarang belum menggali motif pelaku membakar mobil Via Vallen. Sambil menunggu, polisi bakal memeriksa saksi-saksi.

Mobil Via Vallen yang dibakar di samping rumahnya [Instagram: Via Vallen]

Sementara, dari tangan terduga pelaku, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya botol air mineral yang masih tercium aroma bensin.

Barang bukti lainnya adalah tas yang dipakai pelaku. Yang cukup mengejutkan di dalam tas ditemukan barang-barang terkait praktik klenik.

"Kami juga mengamankan tas, berisi buku BCA dan ada jenglot, intinya kayak perdukunan gitulah. Termasuk ada kayak bambu kuning yang dipotong sekian sentimeter," kata Sumardji.

Haluan mobil Via Vallen, Toyota Alphard G [Instagram: Via Vallen]

Diberitakan sebelumnya, mobil mewah jenis Alphard milik Via Vallen hangus terbakar di samping rumahnya di kawasan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Via Vallen membagikan kabar kurang menyenangkan itu lewat akun Instagramnya pada Selasa (30/6/2020). (Yazir Farouk)

BACA SELANJUTNYA

Mobil Terbakar Dibilang Settingan, Via Vallen Semprot Netizen Suka Suudzon