Matamata.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan dipanggil Polda Metro Jaya sebagai saksi ahli terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong dengan terlapor musisi Anji dan Hadi Pranoto.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Keterangan IDI diperlukan karena terkait klaim Hadi menemukan obat Covid-19.
"Kita juga akan memanggil saksi ahli bahasa, karena yang bersangkutan dipersangkakan di pasal 28 junto pasal 45 UU ITE. Transkrip ini akan kita coba pelajari, nanti akan memeriksa saksi ahli dalam hal ini ahli bahasa karena masuk unsur persangkaan penyebaran berita bohong atau hoax," kata Yusri Yunus di kantornya, Rabu (5/8/2020).
Setelah itu, polisi baru akan memanggil Anji dan Hadi. Keduanya bakal dimintai klarifikasi terkait video wawancara mereka di YouTube.
"Karena ini masih penyelidikan, kalau sudah lengkap bersama saksi-saksi yang dihadirkan oleh pelapor, baru kita akan gelar perkara. Gelar perkara nanti akan menentukan apakah bisa naik dari penyelidikan ke penyidikan," ujar Yusri menjelaskan.
Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid terkait penyebaran berita bohong.
Muannas menilai klaim Hadi yang disampaikan di channel YouTube Anji bisa menyesatkan masyarakat. Salah satu yang disoal pelapor adalah klaim Hadi menemukan obat Covid-19.
Sebelumnya lewat akun Instagramnya, Anji sudah meminta maaf karena sudah membuat kegaduhan publik. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Selamat! Leticia Joseph Raih Juara Pertama 'GADIS Sampul 2025'
-
Akui Jalan ke Bangkok Bersama Anji, Juliette Angela Minta Masalah itu tak Perlu Diperbesar: Murni Profesional
-
Sexy Goath Ngaku Diintimidasi Kakak Anji Usai Bongkar Dugaan Perselingkuhan, Pengacara Bakal Proses Hukum
-
Dituding Selingkuh, Anji Manji Akhirnya Muncul: Situasinya Tidak Sederhana
-
Sexy Goath Tuding Anji Selingkuh dengan Istrinya, Umbar Bukti Tiket Pesawat dan Lingerie
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season