Matamata.com - Musisi Teguh Permana atau dikenal Teguh Vagetoz memilih fokus merawat ibunya yang sakit stroke belakangan ini. Untuk itu, dia membatasi kegiatannya di panggung musik.
Sang bunda cuma bisa terbaring di kasur dan tak bisa melakukan apa-apa lagi. Makanya Teguh memutuskan untuk selalu berada di rumah.
Karenanya, tugas Teguh selama ini termasuk mengganti popok dan menyuapi makan sang bunda.
"Gantiin popok, kasih susu karena lewat selang ke lambung. Makan juga susu doank. Per tiga jam saya rutin (kerjakan)," kata Teguh saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2020).
Pekerjaan domestik juga mau tak mau dilakukan Teguh. Sebab di rumah, cuma ada dia dan ibunya.
"Nyapu, ngepel saya juga lakukan," katanya.
Bakti Teguh ini kepada ibunya sudah berjalan selama tiga tahun terakhir. Sebagai anak, dia merasa wajib merawat orang yang telah membesarkannya. Bahkan, Teguh rela tak memikirkan pernikahan. Dia khawatir kosentrasinya bakal terbagi jika memutuskan menikah. [Ismail]
Berita Terkait
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Romantis! Musisi Rucky Markiano Persembahkan Lagu 'Cerita Teman Hidup' untuk Istri Tercinta
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Ultraverse Festival 2026: Konser "Connected Music" Jakarta-Surabaya-Bali Berkat XL Ultra 5G+
-
Hadirkan 8 Lagu, Wawan Woker Rambah Dunia Tarik Suara
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo