Matamata.com - Roy Kiyoshi mengaku bahwa dirinya minder setelah menjalani rehabilitasi kasus narkoba. Ia pun khawatir kariernya hancur gara-gara kasus narkoba yang menjeratnya.
"Awalnya nggak percaya diri, namanya keluar dari pesantren dalam tanda kutip. Ketika keluar, masyarakat mau terima gue lagi nggak, mereka enjoy nggak dengan penampilan aku," kata Roy Kiyoshi, saat ditemui di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (12/12/2020).
Kekhawatirannya tak terbukti. Ternyata masyarakat masih menerima Roy sebagai figur publik.
"Ternyata setelah keluar aku masih ditungguin, masih pada banyak nunggu. Akhirnya aku buka bisnis juga meledak," katanya.
Roy mengaku beruntung banyak orang-orang mendukungnya saat sedang terpuruk. Terutama kedua orangtuanya yang terus setia mendampingi.
"Tentunya Mama sama Papa. Tapi aku merasa orang-orang dekat aku juga support aku. Semua patner aku," ucapnya.
Baginya tidak perlu banyak teman untuk menemaninya. Dia merasa cukup hanya memiliki dua teman selama mereka tetap memberi dukungan.
"Nggak perlu temen yang banyak tapi temen yang berkualitas, nggak perlu ramai-ramai tapi cukup satu dua temen aja itu sudah cukup," ujarnya.
Seperti diketahui, Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan menangkap Roy Kiyoshi di kediamannya, kawasan Cengkareng Indah, Jakarta Barat pada Mei 2020.
Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan 21 butir pil psikotropika. Tidak hanya itu, tes urine menunjukkan positif zat psikotropika atau jenis benzodiazepine.
Atas kasus tersebut, Roy divonis 5 bulan rehabilitasi. Pada awal Oktober lalu, dia pun dinyatakan selesai menjalani rehabiliasi di RSKO, Cibubur.
Berita Terkait
-
Terkena Tumor Usus, Mpok Atiek Nangis Lihat Ramalan Roy Kiyoshi
-
Singgung Kebenaran soal Isu Keretakan Rumah Tangga, Roy Kiyoshi Terawang Hubungan Ria Ricis dan Teuku Ryan
-
Terawang Rumah Tangga Ria Ricis, Wajah Roy Kiyoshi Bikin Salfok: Terobsesi Jadi Unyil
-
4 Artis Pria Alami Perubahan Wajah, Deddy Corbuzier Dibilang Mirip Squidward
-
Fungsi Jantung Tinggal 15 Persen, Roy Kiyoshi Berisiko Meninggal Tiba-tiba: Harus Berobat Terus
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo