Matamata.com - Kisah mualaf artis memang jadi salah satu yang menarik untuk diselami. Tere menjadi salah satu penyanyi yang akhirnya memilih jalan hidup mualaf.
Tere sendiri saat ini lebih banyak bergerak di dunia dakwah. Ia menjadi pembicara dalam berbagai event.
Matamata.com pun berhasil merangkumkan kisah mualaf Tere. Penyanyi yang satu ini sempat membeberkan kisah mualafnya dalam Youtube Cerita Untungs.
"Perjalanan hijrah saya berliku ya, memang tak ada paksaan dalam memeluk agama Islam. Sudah disempurnakan agama ini buat kita," ujar Tere.
Tere pun melanjutkan ceritanya saat ia kuliah dan berdiskusi dengan temannya. Hal ini membuatnya makin kritis menyelami arti kehidupan.
"Saya kuliah dan berdiskusi, lagi ngebahas tentang kebebasan berpendapat dan termasuk di dalamnya pertanyaan-pertanyaan besar tentang siapa kita, darimana kita berasal, untuk apa kita di dunia, dan kemana nanti kalau kita sudah pulang. Dan mulai dari situ saya kenalan sama statement yang disampaikan temen," pungkasnya.
Pelantun lagu Aku Patut Membenci Dia ini juga kritis terhadap ayat-ayat Al Quran. Ia pun menemukan ayat yang membuatnya tersentuh meski hati masih keras. Ia juga mengaku sempat agnostik selama satu tahun.
"Saya sempat agnostik selama setahun. Jadi saya sempat berpikir bahwa semua agama ini buatan manusia sampai dapet kode keras. Kode kerasnya adalah pernah saya dikasih mimpi terbujur kaku dalam gelap lalu ada seberkas cahaya yang menanyakan siapa Tuhanmu dan siapa Nabimu," ujar Tere.
Wah, Tere jadi mualaf karena didatangi cahaya dan ditanya soal Tuhan dan Nabi. Kini, Tere menjadi pendakwah dan mundur dari dunia hiburan.
Berita Terkait
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo