Matamata.com - Saat menanggapi pemberitaan dirinya meninggal dunia, Ruben Onsu mengaku tak mau mengambil langkah hukum. Meski demikian, suami Sarwendah ini mengaku cukup terganggu karena membuat keluarganya jadi risau.
"Nggak ah (lapor polisi), nggak ada rencana. Tapi yang paling mengganggu tuh di saudara. Mereka punya grup WhatsApp, jadi ramai di grup," kata Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (12/7/2021).
Sebab, keluarganya langsung berusaha mencari tahu dan ramai-ramai menghubungi Ruben Onsu. Bahkan, karena presenter 37 tahun ini belum sempat memberi penjelasan, beberapa dari mereka menangis.
"Mereka kenal sama saya, jadi ngabarin saya. Mereka telepon nangis-nangis, saya nggak ngomong kan," ujar Ruben Onsu.
Namun, Sarwendah dan orang di rumahnya santai menanggapi berita tersebut. Bahwa sang istri sudah biasa mendengar kabar seperti itu diakui oleh Ruben Onsu.
"Orang rumah gue juga nggak ada yang dirugikan, biasa aja. Istri aku sudah tahu, jadi nggak ada konfirmasi sama sekali. Orang suaminya ada di sebelah dia, ya dia anggap angin lalu," imbuh host Brownis Trans TV ini.
Ruben Onsu mengaku tak mau memperpanjang masalah tersebut. Ayah Betrand Peto ini melihat sisi positif dari peredaran hoax tersebut.
"Ya buat saya ini adalah doa yang bagus buat saya ya, jadi doa panjang umur," tutur Ruben Onsu.
Berita Terkait
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Ayah Sarwendah Meninggal Dunia, Syarief Khan Ucapkan Bela Sungkawa
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
Terpopuler
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo