Matamata.com - Pedangdut Anisa Bahar kembali meluapkan uneg-unegnya terkait kebijakan pemerintah di masa pandemi. Di Instgaram pribadinya, ia menyebut zaman orde baru lebih mending daripada sekarang.
Ibu Juwita Bahar itu punya alasannya sendiri. Menurutnya, saat ini sulit berbicara soal kebenaran bahkan banyak yang dianggap sebagai provokator.
"Sekarang susah di negara kita bicara kebenaran ditangkap dibilang propokasi di bilang ujaran kebencian lebih-lebih jaman orba loh Hehehe," tulis Anisa lewat Instagram Story.
Anisa juga menyoroti soal rakyat harus selalu tunduk dengan kebijakan pemerintah. Ia pun menyebut rakyat hanya bisa tunduk dan menanggung akibatnya.
"Udah Rakyat pada diemm aja gak usah bicara semua kebijakan pemerintah kita nurut aja deh yaaa Kan yang mati kelaparan sengsara kita, bukan mereka," imbuhnya.
Anisa Bahar memang dikenal sering melempar kritiknya terhadap pemerintah. Terlebih selama diberlakukan PPKM.
Melihat kondisi masyarakat yang sengsara di tengah PPKM membuat wanita 44 tahun itu prihatin. Ia bahkan sampai melelang rumahnya untuk membantu masyarakat yang terkena COVID-19.
"Untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, yang sekarang sedang terpapar dan berjuang melawan Covid-19, saya Anisa Bahar berniat melelang rumah saya seharga Rp 4 miliar," papar Anisa Bahar beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Tak Masalah Ibunya Nikah sama Anak Asuh, Juwita Bahar ke Edwin Bahari: Harus Siap Siaga, Jangan Pernah Sakitin Mama!
-
Beda Umur 19 Tahun, Pedangdut Goyang Patah-Patah Anisa Bahar Nekad Pacari Anak Asuhnya?
-
Heboh! Rumah Dikepung Warga Gegara Ulah Adiknya Gelapkan Motor, Via Vallen Auto Dikasihani
-
Heboh! Ini Profile Pacar Berondong Annisa Bahar yang Beda Usia 19 Tahun
-
Pedangdut Nassar Berduka, Sang Ayah Meninggal Dunia
Terpopuler
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo