Sabtu, 23 Oktober 2021
Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Yuliani : Rabu, 13 Oktober 2021 | 23:05 WIB

Matamata.com - Selebgram Rachel Vennya kabur dari karantina kesehatan di Wisma Atlet setelah pulang dari Amerika Serikat (AS) dibenarkan oleh Kapendam (Kepala Penerangan Kodam) Jaya. Kaburnya Rachel Vennya bersama kekasihnya, Salim Nauderer disebut melibatkan oknum TNI berinisial FS.

"Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial atas nama FS. FS  telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri," kata Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS dalam keterangan tertulis yang diterima MataMata.com, Rabu (13/10/2021).

Gaya pacaran Rachel Vennya dan Salim Nauderer. [Instagram/rachelvennya]

Herwin membeberkan Kodam Jaya selaku Kogasgabpad Covid-19 menjelaskan pemeriksaan terkait hal tersebut berawal di bandara sampai di Wisma Atlet Pademangan. Bahwa ditemukan adanya keterlibatan oknum TNI di bandara setelah merunut kejadian kaburnya Rachel Vennya. 

"Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan nonprosedural," ucap Herwin.

Gaya pacaran Rachel Vennya dan Salim Nauderer. [Instagram/rachelvennya]

Keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12/2021 pada 15 September 2021 menyatakan yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar atau mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri dan pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah perjalanan dinas dari luar negeri. Rachel Vennya tak termasuk dam ketiga kategori tersebut.

Setelah ditemukan keterlibatan oknum TNI, Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, Mayjen TNI Mulyo Aji, memerintahkan penyidikan terhadap FS. Herwin mengungkapkan bahwa Mayjen Mulyo Aji meminta proses pemeriksaan dilakukan secara cepat, baik ke oknum TNI tersebut, atau bagian lainnya.

Rachel Vennya di LA. (Instagram/@rachelvennya)

"Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal," jelasnya.

Pada masyarakat yang telah memviralkan berita kaburnya Rachel Vennya, Herwin pun berterimakasih. Ia berharap siapapun memerhatikan segala prosedur berjalan lancar.

"Terima kasih kepada masyarakat yang telah meramaikan. Sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas Covid-19 Nomor 18 Nomor 2021 yang mana bahwa tamu atau warga yang baru datang dari luar negeri wajib melaksanakan karantina selama 8x24 jam," kata Herwin.

BACA SELANJUTNYA

Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag Menikah, Anji Bebas dari RSKO