Matamata.com - Sosok Salmafina Sunan memang kerap menjadi sorotan usai memutuskan pindah agama. Meski sudah cukup lama diambil, keputusan itu masih membuat Salmafina sering dikomentari negatif oleh warganet.
Bahkan saat momen Natal seperti sekarang, Salmafina tetap menjadi sasaran nyinyiran warganet yang mengusik soal kepercayaannya. Semua disampaikan di kolom komentar.
Salmafina Sunan awalnya mengunggah foto diri dengan menggunakan baju hitam. Tak lupa sebagai caption menyambut Natal, putri Sunan Kalijaga itu mengunggah emoji pohon cemara dan pelangi.
Dari ratusan warganet, salah satu diantaranya mengusik soal agama selebgram bernama asli Salmafina Khairunnisa di masa lalu.
"Namanya Islam, agamanya Kristen," tulis seorang netizen.
Tak hanya itu, netizen tadi juga mendoakan agar Tuhan mengampuni dosanya. Tapi akhir kalimat, ia justru nyinyir pada kehidupan yang dijalani sang selebgram.
"Semoga Allah mengampuni dosamu. Dulu kamu berhijab, sekarang kamu seperti orang yang tak pernah belajar ilmu agama," imbuhnya.
Salmafina Sunan lantas merespons komentar tersebut dengan jawaban menohok. Ia menuturkan, baru mengetahui ada nama yang dipatok berdasarkan agama.
"Ooh baru tahu nama itu harus tergantung agamanya," balas Salmafina Sunan.
Sayangnya, postingan tersebut tak lagi ada di unggahan Salmafina Sunan saat dipantau pada Sabtu (25/12/2021). Teranyar, hanya ada foto dirinya bersama sang ibu juga istri Ridwan Kamil yakni Atalia Praratya.
Salmafina Sunan memang menjadi langganan komentar nyinyir warganet soal agama. Meski begitu, selebgram 22 tahun tersebut tak berhenti menyebarkan ajaran Kristen yang kini diyakini.
Contohnya beberapa waktu lalu saat seorang warganet bertanya apa yang harus dilakukan untuk mendalami kristus. Salmafina memberikan tips agar seseorang terus berdoa agar dipertemukan dengan yang satu misi dengannya.
"Biar Tuhan bukain jalan supaya ketemu ajaran-ajaran yang benar, bukan yang ngaco-ngaco," ucap Salmafina Sunan kepada warganet pada saat itu.
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto Bicara Militerisme dan Pentingnya Kritik bagi Pemimpin
-
Menteri Agama: Natal Jadi Momentum Perkuat Solidaritas Bagi Korban Bencana
-
Presiden Prabowo Ajak Rakyat Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Tinjau Perayaan Natal di Katedral Manado, Menag Nasaruddin Umar Tekankan Nilai Solidaritas
-
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026 di Tengah Duka Bencana Sumatera
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo