Matamata.com - Pemeran tokoh Mas Aris dalam serial "Layangan Putus", Reza Rahadian, membongkar alasan dirinya mengambil peran tersebut. Di tengah viralnya serial "Layangan Putus", Reza Rahadian mengatakan tidak terkejut serial tersebut akan digandrungi oleh masyarakat.
Pasalnya, ungkap Reza Rahadian, cerita perselingkuhan dalam drama percintaan termasuk hal yang mainstream.
"Gua gak terkejut (akan viral) karena gua berpikir awalnya ini cerita yang relate, tapi bukan cerita baru yang orang lihat," tuturnya.
Kendati demikian, Reza Rahadian mengutarakan perasaannya yang bahagia dalam memerankan tokoh Mas Aris.
"Of course happy, ya," ujarnya dilansir dari kanal YouTube Boy William.
Adapun alasan Reza Rahadian mengambil peran sebagai Mas Aris adalah untuk mengenalkan sikap paling jahat yang bisa dilakukan seorang laki-laki.
"Karena gua pengen banget menampilkan karakter yang tidak streotipe. Dia peran yang antagonis di cerita ini, tapi gua gak pengen membawakan dengan cara marah-marah, teriak, tapi cara yang manipulatif. Dan itu lebih jahat," katanya.
Selain itu, Reza Rahadian mengapresiasi akting Putri Marino dalam memerankan tokoh Kinan.
"Tapi, Putri Marino dengan skala emosi yang gila-gilaan itu, I think it's brilian," ujar Reza Rahadian.
Sebagai tambahan informasi, serial "Layangan Putus" menjadi tontonan yang sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
Serial "Layangan Putus" menceritakan kehadiran orang ketiga (Anya Geraldine) dalam hubungan rumah tangga Mas Aris (Reza Rahadian) dan Kinan (Putri Marino).
Tag
Berita Terkait
-
14 Hari Tayang, Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' Garapan Baim Wong Tembus 1 Juta Penonton
-
Dapat Penghargaan dari VinFast Indonesia, Musisi David Bayu Merasa Tertantang di Industri Ekonomi Kreatif
-
Wujudkan Persatuan di Indonesia, Olga Lydia akan Gelar Festival 'Band Berani Beda'
-
Film Pangku Berkompetisi di Busan International Film Festival 2025, Langkah Penting Penyutradaraan Reza Rahadian
-
7 Jam Berekspresi Tanpa Jeda, Reza Rahadian Eksplorasi Kejujuran Tubuh di ArtJog 2025
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo