Matamata.com - Kuasa hukum Doddy Sudrajat ikut menanggapi sikap ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait saat acara mediasi.
Sebagaimana diketahui, ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengaku kecewa dengan ketidakhadiran Doddy Sudrajat dalam acara mediasi.
Dengan intonasi nada yang meningkat, Arist Merdeka Sirait terkesan seolah-olah sedang marah-marah.
"Justru kita sangat kecewa dengan jawaban Pak Doddy seperti ini, kan tidak santun," ujarnya.
Perihal itu, Djamaluddin selaku kuasa hukum Doddy Sudrajat menilai sikap ketua Komnas PA sudah keliru semenjak awal.
"Apa yang disampaikan oleh ketua Komnas PA menurut hemat kami dari awal sudah keliru," katanya dikutip dari YouTube Official Nitnot.
Pasalnya, tambah Djamaluddin, ketua Komnas PA sudah menyimpulkan hak perwalian Gala Sky kepada keluarga H. Faisal.
"Karena ketika beliau keluar dari rumahnya pak H. Faisal itu, beliau sudah berkesimpulan siapa yang lebih layak untuk mengasuh Gala," ujarnya.
Oleh karena itu, Djamaluddin menyarankan ketua Komnas PA agar bersikap lebih profesional lagi.
"Dan menurut kami tidak ada independensi. Saya kira seharusnya beliau lebih profesional lagi lah," tuturnya.
Selain itu, menurut kuasa hukum Doddy Sudrajat ini, ketua Komnas PA banyak melakukan blunder yang tidak profesional.
"Namun, ada hal juga yang tanpa sadar beliau sudah sampaikan duluan kepada publik. Menurut hemat kami, itu seharusnya jangan dulu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mayang Lucyana Fitri Mengaku Ditolak Bertemu Gala Sky, Ini Balasan Menohok Fuji
-
Gala Sky Ikut Dibully soal 'Aura Magrib', Fuji Didesak Lapor Polisi: Ini Namanya Kelewatan
-
Nursyah Bikin Resah Masuk Geng Doddy Sudrajat, Konten 'Mundur Wir' Dinyinyiri: Gimana Perasaan Indah Permatasari?
-
Renggang dengan Keluarga Haji Faisal, Ini Jawaban Marissya Icha saat Disinggung soal Rumah Hasil Donasi Gala Sky
-
Adab Doddy Sudrajat Bagikan Uang ke Anak Yatim Dinilai Lebih Baik dari Haji Faisal
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo