Ismail | MataMata.com
Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

Matamata.com - Oki Setiana Dewi menuai kecaman dari warganet setelah memberi ceramah mengenai KDRT dalam sebuah rumah tangga. Isi ceramahnya dianggap kontroversi karena seolah perempuan membolehkan menutup aib suaminya setelah melakukan KDRT.

Hal tersebut diketahui dari potongan video saat kakak Ria Ricis itu memberi ceramah yang diunggah di TikTok. Ustazah berusia 33 tahun itu menyiratkan bahwa hal tersebut adalah aib suami, sehingga istri yang baik akan menutupinya. Dalam kisahnya, sang suami diceritakan tersentuh setelah melihat istrinya tidak melapor ke orangtua.

Potongan klip yang viral sontak memicu kontroversi di kalangan netizen. Banyak yang geram lantaran isi ceramah Oki dipandang KDRT sebagai aib dan tidak boleh diceritakan kepada orang lain.

Baca Juga:
Raffi Ahmad Tegur Rafathar dengan Pipi Memar: Berantem?

Terlepas dari kontroversi isi ceramahnya baru-baru ini, Oki Setiana Dewi dikenal sebagai seorang pendakwah yang telah mengisi banyak acara. Istri Ory Vitrio tersebut bahkan beberapa kali mengisi ceramah di mancanegara.

Lantas seperti apa sih penampilan Oki Setiana Dewi saat berdakwah? Simak deretan potretnya berikut ini!

1. Oki Setiana Dewi dikenal sebagai salah satu pendakwah wanita yang aktif berdakwah, tak hanya di Indonesia tapi juga di mancanegara. Gayanya berceramah cukup diminati banyak orang, khususnya ibu-ibu.

Baca Juga:
Inilah Lirik Lagu Smiley Yena feat BIBI

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

2. Kakak dari Ria Ricis itu sebenarnya memulai karier di dunia akting, dimana saat itu ia dipercaya menjadi pemeran utama dalam film Ketika Cinta Bertasbih yang dirilis pada 2009.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

3. Setelah namanya dikenal luas, Oki kemudian menjadi penceramah acara rohani Islam itu Indah sejak 2014. Sejak itu, Oki makin mendalami ilmu agama dengan menyelesaikan program doktoralnya di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

4. Pendakwah yang kini merangkap sebagai pimpinan Yayasan Maskanul Huffadz itu mengisi ceramah di berbagai negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.

Baca Juga:
Ceramah Oki Setiana Dewi Jadi Kontroversi, Begini Tanggapan sang Suami

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

5. Belum lama ini Oki juga menghadiri Muktamar di Los Angeles, Amerika Serikat. Dari 1300 peserta yang hadir, Oki mengatakan bahwa ia bertemu dengan teman-teman lamanya.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

6. Oki tampil kalem dengan busana muslim biru. Perempuan kelahiran 1989 ini tampak bahagia dan bersemangat selama mengisi Muktamar di Negeri Paman Sam tersebut.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

7. Oki pun mengaku bangga dan bersyukur karena mendapat kesempatan untuk berdakwah di depan banyak orang di Amerika. Apalagi momen ini juga dimanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga.

Baca Juga:
Hamzih H2H KDI Meninggal Dunia, Dewi Sanca Terpukul: Kamu Sudah Nggak Sakit Lagi, Sayang!

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

8. Namun isi ceramah Oki yang diunggahnya ke TikTok baru-baru ini justru menuai kecaman karena dinilai menormalisasi KDRT. Ibu empat anak itu menyiratkan bahwa hal tersebut adalah aib suami, sehingga istri yang baik akan menutupinya.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

9. Oki juga menceritakan bahwa sosok suami dalam kisahnya tersentuh setelah melihat istrinya tidak melapor ke orangtua yang tiba-tiba datang mengunjunginya. Suami tersebut akhirnya menyesali perbuatannya.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

10. Sementara klip tersebut dengan cepat menjadi viral, banyak yang geram lantaran isi ceramah Oki dipandang menormalisasi KDRT sebagai aib dan tidak boleh diceritakan pada siapapun. Padahal KDRT sudah masuk ranah hukum.

Potret Oki Setiana Dewi Dakwah (instagram/@okisetianadewi)

Itu dia deretan potret Oki Setiana Dewi saat berdakwah.

Kontributor: Chusnul Chotimah
Load More