Matamata.com - Publik kembali dikejutkan dengan unggahan video yang membanding-bandingkan suara Mahalini Raharja dengan Mayang Lucyana Fitri.
Sebagaimana diketahui, Mayang belakangan ini menyanyikan ulang atau meng-cover lagu Mahalini yang bertajuk 'Melawan Restu'.
Sebelumnya, video Mayang ketika meng-cover lagu Mahalini sempat menuai sorotan lantaran suara tingginya dianggap terlalu berlebihan.
Alih-alih terdengar merdu, sejumlah netizen menilai suara tinggi Mayang menganggu lantara dianggap seperti berteriak-teriak.
Kali ini, video tersebut tersebut disandingkan dengan video Mahalini yang sedang bernyanyi lewat fitur live di media sosial.
Dari unggahan video tersebut, Mahalini tampak efisien ketika melantunkan suara-suara tinggi tanpa kesan berteriak-teriak.
Kolase unggahan video tersebut menyebar luas di sejumlah akun gosip dan menjadi perbincangan hangat netizen.
"Hayo kalian pilih suara siapa guys?" tulis akun gosip @rumpi_gosip.
Sementara itu, beberapa netizen menganggap perbandingan suara Mayang dengan Mahalini tidak setara.
Pasalnya, suara penyanyi profesional dengan penyanyi amatir tidak tepat untuk dibanding-bandingkan.
"Ini mah tidak apple to apple," tulis seorang netizen, "Mayang bagus, tapi lebih bagus lagi kalau diam," sambung netizen lain, "Kayaknya yang bagus udah pada tahu deh," ucap netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Gus Ipul Adukan Suara Merdeka ke Dewan Pers Terkait Dua Artikel Opini
-
Perdana! Happy Asmara jadi Pengisi Suara Serial Pokmon Horizons: Aku Suka Nonton Anime
-
Hidupkan Legenda Banten, Navaswara Gelar Final Festival Storytelling Suara Nusantara 2026 di Pendopo Gubernur Banten
-
Yusril Usul Penggabungan Suara Partai Pasca-Pemilu guna Cegah Suara Hangus
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo