Matamata.com - Tsania Marwa diketahui kembali mengajukan eksekusi penjemputan anak-anaknya yang saat ini tinggal di kediaman mantan suami, Atalarik Syach.
Ia mengatakan pengajuan tersebut masih dalam proses. Hal itu terungkap dalam video yang diunggah Cumicumi pada Senin (23/5/2022).
"Saya sudah mengajukan eksekusi anak lagi, masih dalam proses. Mungkin untuk detailnya tanya ke pengacara saya, karena saya sudah serahkan ke kuasa hukum saya," ujar Tsania Marwa.
Keputusan ini diambil sesuai dengan hasil putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa hak asuh kedua anak jatuh ke tangan Tsania Marwa.
"Pasti sama saja sih, pada dasarnya aku ngajuin eksekusi karena dasar putusan Mahkamah Agung, aku yang mendapat hak asuh kedua anakku," kata Tsania Marwa.
"Prosesnya akan dilakukan Pengadilan Agama Cibinong. Mungkin ada beberapa agenda mediasi," sambungnya lagi.
Tsania Marwa tidak memungkiri sangat merindukan anak-anaknya. Selama lima tahun berkonflik dengan Atalarik Syach, dia memang tidak mendapat akses berjumpa si kecil.
"Aku sebagai ibu selalu rindu sama anak. Dan ini sudah lima tahun, jadi sudah perjalanan panjang," ucap Tsania Marwa.
Seperti diketahui, Tsania Marwa pernah mencoba untuk menjemput anak-anaknya dengan didampingi pihak pengadilan. Tapi saat itu, dia gagal usai sang buah hati menolak bertemu karena takut diculik.
Tsania Marwa juga kesulitan masuk ke kamar anaknyadan hanya bisa berkomunikasi dengan sang buah hati lewat jendela.
Berita Terkait
-
Perkuat Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah' Stefan William Bikin Menarik Alur Cerita
-
Rumah Atalarik Syach Dibongkar Usai Sengketa Tanah, PN Cibinong Perintahkan Pengosongan
-
Cut Syifa Difitnah Jadi 'PSK' di Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah', Begini Kisahnya
-
Pasrah Setelah 7 Tahun Perjuangkan Hak Asuh Anak Tanpa Hasil, Tsania Marwa: Aku Mau Move On
-
Mental Hancur Hingga Terpikir Bunuh Diri, Tsania Marwa Akhirnya Pasrah Lakukan Ini
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo