Matamata.com - Denise Chariesta dan Razman Arif Nasution masih terus berseteru. Kali ini, Denise mengumpulkan beberapa karyawan si pengacara yang disebut gajinya belum dibayar.
Salah satunya ada Fauzan yang dijanjikan gaji Rp 4 juta oleh Razman Arif Nasution. Alih-alih dapat uang, ia justru jadi korban penganiayaan.
"Jadi Fauzan ini pas di lobi, ditendang di depan orang-orang. Habis itu si Fauzan dibawa ke kamar," kata Denise Chariesta dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (3/8/2022).
Tidak berhenti sampai disitu, Fauzan juga dibawa Razman Arif Nasution ke kamar. Disitu, seorang sempat berbisik untuk merekam kejadian tersebut, sayang rencana ini gagal.
Fauzan bercerita kepada Denise Chariesta, sampai di kamar ia kembali mendapat perlakuan kasar. Bahkan hingga saat ini lelaki tersebut masih merasa trauma.
"Jadi Fauzan sampai di kamar, disungkurkan ke kasur terus dipukul sama Razman," terang Denise Chariesta.
Tidak hanya sekali, Razman Arif Nasution disebut melakukan pemukulan hingga tiga kali.
"Dipukul tanpa kejelasan," tegas Denise Chariesta.
Fauzan mengatakan sulit mencari bukti atas tindakan tersebut. Sebab sepengetahuannya, dalam kejadian tidak ada rekaman atau CCTV.
"Itu kan susah ya untuk cari bukti CCTV atau apa. Karena di kamar itu ada lobi dan kamar private lagi," kata Fauzan.
Fauzan tidak mengetahui alasannya mendapat penganiayaan. Sebelum peristiwa terjadi, ia hanya bertanya soal keberlangsungan pekerjaan dengan Razman Arif Nasution.
"Anak umur 18 tahun, lagi mencari kerja, pengalaman. Dipukul kayak gitu," ucap Denise yang masih merasa heran.
Berita Terkait
-
Denise Chariesta Ingatkan Lisa Mariana Agar Utamakan Anak dalam Konflik dengan Ridwan Kamil
-
Buntut Sidang Ricuh di PN Jakut, Hotman Paris Laporkan Razman Arif dan Timnya
-
Dikira Kristen, Agama Denise Chariesta Terungkap di Surat Laporan Polisi
-
Denise Chariesta Diperiksa Penyidik Polda Sumut?
-
Ayu Dewi Digunjing, Denise Chariesta Justru Banjir Pujian saat Bagi-bagi THR: Hati Mulia
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo