Nur Khotimah | MataMata.com
Ariel Tatum Hadir di Premiere Film "Sepeda Presiden". (Instagram/@arieltatum)

Matamata.com - Ariel Tatum setelah disibukkan dengan promosi film terbarunya yang berjudul Sayap Sayap Patah, kini dia kembali menepi di Bali untuk menikmati liburannya.

Aktris 25 tahun ini tampak mengunggah beberapa potret dirinya main di pantai. Dari caption yang dituliskan, dia sedang berada di Karma Beach Bali.

Baca Juga:
Evelyn Nada Anjani Gendong Bayi Tanya Menu MPASI, Netizen: Kapan Hamilnya?

Ariel pun pose dengan ekspresi super seksi dengan wajah tanpa makeup tebal dan rambut digerai begitu saja.

Sementara itu foto kedua, Ariel Tatum dipotret lebih dekat sehingga wajah cantik paripurnanya terlihat begitu jelas.

"Happy friday!" tulisnya menyapa penggemar dan followers-nya di Instagram pada 2 September 2022.

Baca Juga:
11 Potret Rumah Mewah Reza Artamevia, Bikin Angelina Sondakh Takjub

Ariel Tatum. (Instagram/@arieltatum)

Sontak saja postingannya langsung ramai diserbu netizen. Bahkan sampai sekarang terlihat ada 8 ribu komentar dan sudah di-like lebih dari 440 ribu netizen.

Banyak netizen yang terpesona dengan kecantikan dan keseksian body goals Ariel Tatum.

"Cantik banget sih," komentar netizen. "Masya allah sungguh cantik sekali," sanjung netizen lain.

Baca Juga:
Ivan Gunawan Pamerkan 'Simpanan' Sambil Telanjang Dada di Pantai: Wah Mancing Netizen Kak

"Emang boleh secantik ini? Se eksotis ini??? @arieltatum," komentar netizen lain.

"Preettyyyyyyyy, andaiii muka & body aku begitu," netizen mengandai-andai iri lihat Ariel Tatum.

Tak hanya netizen biasa, bahkan sampai artis senior Yuni Shara yang biasa disanjung awet muda dan punya body goals saja ikut terpesona dengan Ariel Tatum.

Baca Juga:
Detik-detik Rayyanza Tabok Baby Ameena Viral, Netizen: Gemes Banget!

Terlihat Yuni Shara meninggalkan emoji jatuh cinta di kolom komentar yang kemudian menjadi sorotan netizen lain.

Mereka tak menyangka Yuni Shara sampai berkomentar di postingan Ariel Tatum. "Bun nyasar ke sini bun?" celetuk netizen.

Kontributor: Tinwarotul Fatonah
Load More