Matamata.com - Sejumlah publik figur turut memberikan komentar ihwal kerusuhan yang menewaskan 127 korban di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022).
Berikut adalah 7 publik figur yang memberikan komentar berupa ucapan belasungkawa hingga kritik pedas soal tragedi Kanjuruhan.
1. Gus Miftah
Seraya mengisakan tangis, Gus Miftah mengucapkan belasungkawa kepada 127 korban wafat akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
"Innalillahi wa innailahi rajiun. Tidak layak kiranya nilai satu nyawa pun melayang gara-gara sepakbola. Apa yang kita bela? Sepakbola bukan agama," katanya.
2. Krisdayanti
Sebagai anggota DPR sekaligus penyanyi, Krisdayanti mengutarakan ekspresi duka kepada 127 korban wafat akibat tragedi Kanjuruhan.
"Satu nyawa pun sudah terlalu banyak, sudah amat sangat banyak. Apalagi ini. Tidak ada sepakbola yang seharga nyawa," ujarnya.
3. Yuni Shara
Selaras dengan sang kakak, Yuni Shara juga mengaku terpukul dengan kabar duka wafatnya 127 korban dalam insiden di Kanjuruhan.
"Innalillahi wa innalillahi rojiun. Turut Belasungkawa sedalam dalamnya Atas kejadian yang menimpa para pecinta Bola Tanah Air yang berada di Stadion Kajuruhan Malang," tuturnya.
4. Young Lex
Sementara itu, Young Lex mengaku geram dengan oknum supporter yang memicu kerusuhan sehingga terkesan menodai Hari Kesaktian Pancasila.
"Gue jarang banget bangun pagi, sekalinya bangun pagi liat berita buruk kaya gini semua rasa bercampur aduk. MARAH SEDIH KESAL GERAM 1 Oktober harusnya memperingati hari KESAKTIAN PANCASILA," ucapnya.
5. Ernest Prakasa
Selain ucapan duka, Ernest Prakasa mengkritik penggunaan gas air mata yang dilakukan polisi untuk meredakan kerusuhan.
"Mohon maaf nih Pak Kapolda, tapi gas air mata di dalam stadion itu dilarang oleh FIFA. Mungkin alasannya ya supaya tragedi seperti ini enggak terjadi," katanya.
6. Najwa Shihab
Di sisi lain, Najwa Shihab lantang mengkritik pihak otoritas yang bertanggung jawab dalam gelaran Liga sepakbola di Indonesia.
"Langkah-langkah luar biasa mutlak dilakukan oleh semua otoritas tertinggi di negeri ini untuk menghukum yang bersalah, merombak yang memang harus dirombak," tuturnya
7. Eko Maung
Terakhir, pengamat sepakbola Eko Maung mendesak adanya revolusi pengamanan sepakbola di Indonesia yang jauh lebih baik sesuai standar FIFA.
"Jangan cuma ditunda! Perlu ada revolusi terkait pengamanan sepakbola di Indonesia," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Kumpulkan Jurnalis hingga Pakar di Hambalang, Bahas Geopolitik dan Transformasi Bangsa
-
Heboh! Ghina Putri, Adik Tsania Marwa yang Pesona dan Prestasinya Bikin Netizen Menyebutnya Calon Menantu Najwa Shihab
-
Eriska Nakesya Akhirnya Ungkap Alasan Berpisah dari Young Lex, Dukungan Netizen Tak Terbendung
-
Rayakan Ultah ke-50 Tahun, Kris Dayanti Dapat Kado Mewah dari Ameena
-
Gus Miftah Ogah Dibayar Lebih Kecil dari Biduan, Akhirnya Terima Rp200 Juta
Terpopuler
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Polisi Ungkap Motif Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Dendam Sejak 2018
-
Kemensos Salurkan Bantuan Rp11,70 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam
-
KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Bupati Pati Sudewo
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano