Ade Wismoyo | MataMata.com
Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

Matamata.com - 10 Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik, Penuh Haru.

Sinta Mutiara Bella akan segera menyusul Indah Permatasari menjadi seorang istri. Indah Permatasari diketahui sudah menjadi istri sekaligus seorang ibu dari pernikahannya dengan Arie Kriting pada Januari 2021.

Sinta Mutiara Bella rupanya baru saja dilamar sang pujaan hati, Aslan Andy. Beda dari Indah Permatasari, prosesi lamaran Sinta Mutiara Bella dan Aslan Andy dihadiri Nursyah yang tampak memberikan restu.

Baca Juga:
'Saya Nggak Mau Mikirin', Ibunda Indah Permatasari Murka Usai Disindir Perihal Restu

Hubungan Indah Permatasari dengan Nursyah diketahui kurang baik sejak kehadiran Arie Kriting. Meski begitu, momen Indah Permatasari akrab dengan ibu di acara lamaran adik terekam dalam potret-potret berikut ini.

1. Indah Permatasari tampil cantik dengan kebaya biru saat mendampingi Sinta Mutiara Bella yang dilamar sang kekasih. Indah tampak begitu bahagia karena bisa berkumpul lagi dengan keluarga besarnya.

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

2. Awalnya Indah Permatasari akan duduk di belakang ibu dan adiknya. Namun tatanan kursi mendadak diubah sehingga Indah bisa duduk di samping Nursyah yang juga berkebaya biru.

Baca Juga:
9 Potret Indah Permatasari Momong Anak, Masih Rahasiakan Wajah Sang Buah Hati

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

3. Nursyah rupanya tetap acuh pada kehadiran Indah Permatasari yang jarang ia jumpai. Ketika mengetahui Indah berada di sebelahnya, Nursyah langsung menggenggam tangan sang putri.

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

4. Nursyah pun menatap wajah Indah Permatasari dengan senyuman lebar. Tatapan tersebut seolah mewakili kerinduannya kepada Indah yang belum juga ia restui untuk hidup bersama Arie Kriting.

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

5. Senyum Indah Permatasari pun merekah saat Nursyah sang ibunda menggenggam tangannya. Meski belum bisa menemukan titik tengah, Indah Permatasari dan Nursyah tetaplah ibu dan anak yang saling mencintai.

Baca Juga:
Ibu Indah Permatasari Tolak Mentah-mentah Perjuangan Arie Kriting Luluhkan Hatinya: Kesal Saya

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

6. Nursyah bahkan kedapatan memegang tangan Indah Permatasari sambil menatapnya dalam-dalam. Ekspresi terharu dan menahan tangis pun diperlihatkan ibunda Indah Permatasari dalam momen tersebut.

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

7. Sinta Mutiara Bella yang juga memegang tangan Nursyah semakin memperkuat genggamannya. Ia seakan mengetahui perasaan bahagia sang ibunda yang akhirnya bisa bertemu Indah Permatasari.

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

8. Namun pada akhirnya, Nursyah tak kuasa menahan air matanya. Tangis pun pecah, haru karena putrinya yang kedua akan segera menjadi istri pria pilihannya.

Baca Juga:
'Tidak Mau Saya', Ibunda Indah Permatasari Tak Sudi Maafkan Arie Kriting

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

9. Akan tetapi, Nursyah diduga bukan hanya terharu karena Sinta Mutiara Bella akan menikah. Nursyah diduga juga menangisi Indah Permatasari yang masih lebih memilih Arie Kriting ketimbang restu darinya.

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

10. Meski tak terekam dalam video, Arie Kriting kabarnya juga hadir di acara lamaran Sinta Mutiara Bella. Indah Permatasari hadir di acara lamaran tersebut bersama suami dan anaknya yang baru berusia 3 bulan.

Momen Indah Permatasari Akrab dengan Ibu di Acara Lamaran Adik (YouTube/Nursyah Garden)

Itu dia momen-momen saat Indah Permatasari akrab dengan ibu di acara lamaran adik. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor: Neressa Prahastiwi
Load More