Matamata.com - Update Kondisi Indra Bekti: Warna Kulit Berubah setelah Seminggu Pucat, Masih Ada Cairan di Kepala.
Indra Bekti saat ini masih berada di rumah sakit. Terhitung Bekti menjalani perawatan selama seminggu di rumah sakit akibat pecah pembuluh darah di kepala.
Teranyar, kondisi dari presenter 45 tahun itu disebut semakin membaik. Kondisi membaik Indra Bekti ditandai dengan perubahan warna kulit. Hal tersebut disadari Indy Barends, sahabat sang presenter yang rutin menjenguk ke rumah sakit.
"Warna kulitnya sudah berwarna. Kan seminggu yang lalu saat jatuh, pucat," kata Indy Barends di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat pada Sabtu (7/1/2023).
Tak hanya itu, beberapa peralatan medis juga sudah dicopot. Ini menandakan organ tubuh Indra Bekti kembali berfungsi normal.
"Selang-selang dicabut, yang dari mulutnya juga sudah dicabut," kata presenter Ceriwis ini.
Namun satu hal yang masih menjadi perhatian, selang di bagian kepala Indra Bekti masih terpasang. Sebab memang, masih keluar cairan dari kepala Indra Bekti.
"Masih ada cairan di kepalanya yang harus dikeringkan ada drainasenya," ujar Indy Barends.
Indy Barends memaklumi kondisi ini. Terlebih sakitnya Indra Bekti bukan penyakit biasa yang bisa langsung sembuh.
"Karena kan kalau pecah pembuluh darah otak, nggak bisa langsung sembuh," kata Indy Barends..
"Amin bisa ada keajaiban. Tapi paling tidak setelah seminggu, berproses," ujarnya lagi.
Berita Terkait
-
Kecewa Tak Diundang, Indra Bekti Ungkap Perasaannya Terkait Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier
-
Indra Bekti Siap Hijrah ke Australia, Utamakan Pendidikan Anak dan Siap Jadi Pengajar
-
Demi Pendidikan Anak, Indra Bekti Mau Boyong Keluarga Pindah ke Australia
-
Indra Bekti Siap Mulai Hidup Baru di Australia: Saya Harus Berjuang Lagi dari Nol
-
Indra Bekti Tegas Bela Aldila Jelita, Lantang Hadapi Hinaan Netizen dan Tudingan "Mata Duitan"
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo