Matamata.com - Nikita Mirzani baru-baru ini mengunggah history ponselnya. Melalui Instagramnya, Nikita Mirzani memperlihatkan histori siapa saja yang meneleponnya. Dari banyaknya orang yang menghubunginya, Nikita terlihat dihubungi oleh dr. Okky Pratama dan beberapa rekannya.
Tapi, yang menarik perhatian adalah nomor asing yang menghubungi Nikita Mirzani. Nomor asing itu ternyata berasal dari Jerman, kampung halaman Antonio Dedola.
Nikita Mirzani melingkari nomor asal Jerman yang menghubunginya dua kali pada 22 dan 23 Juli 2023. Dihubungi nomor tersebut, Nikita merasa terganggu karena tidak mengetahui apa maksudnya.
“Ganggu bgt setiap malam telpon. Mau ngapain lagi sih!” omel Nikita Mirzani, dilansir IntipSeleb dari Instagram Storynya, Selasa, (25/07/2023)
Sebelumnya, Nikita Mirzani dan Antonio Dedola berseteru karena perceraiannya. Bahkan, Nikita pernah menyumpahi ibu Toni untuk mati. Diakui oleh Nikita, ia merasa bersalah sehingga memutuskan untuk menyampaikan permintaan maafnya secara langsung dengan datang ke Jerman.
“Gue tahu kesalahan gue pernah memaki ibunya. Jadi secara gentleman gue datang ke kampungnya. Gue tahu gue salah, gue sudah maki ibunya dan gue datang ke rumahnya dan gue meminta maaf,” kata Nikita Mirzani, dikutip dari Cumicumi, Jumat, 7 Juli 2023.
“Ibu bapaknya gak bisa bahasa Inggris, gue datang ketok pintu, mereka tahu itu gue, bapaknya sempet ngerekam sih kalau gak salah cuma ya gak masalah. Karena di sana gue kan betul-betul diem nundukin kepala, gue cuma bisa bilang ‘im sorry’,” papar Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina
-
HIPMI Siap Jadi Jembatan Investasi dan Kolaborasi Bisnis Indonesia-Jerman
-
Polda Metro Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
-
KSAL: Awak KRI Canopus-936 Rampungkan Pelatihan 7 Bulan di Eropa
-
Prabowo Lantik Delapan Dubes RI, Termasuk untuk AS dan Jerman
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo