Matamata.com - Pencinta film horor belum lengkap rasanya kalau belum menonton serial folklore dari HBO Asia nih.
Yap, serial yang satu ini menceritakan berbagai kisah horor folklore yang berasal dari Korea, Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia dan Jepang.
Nah, kamu pun bisa menontonnya saat bersama dengan teman-teman atau keluarga. Jangan sendirian ya!
Berikut 6 film horor folklore yang bisa kamu tonton saat waktu senggang yang dirangkum Matamata.com :
1. Folklore: A Mother’s Love
Untuk episode yang pertama, kali ini HBO Asia mengambil kisah di Indonesia tentang Wewe Gombel. Yang mana menceritakan mitos dan takhayul yang masih beredar di Indonesia hingga kini. Film ini dibintangi oleh Marissa Anita dan Muzzaki Ramdhan.
2. Folklore: Tatami
Film yang digarap oleh sutradara Takumi Saitoh ini tentang mitos rakyat Jepang, yang menceritakan tentang pikiran dan perasaan positif atau negatif seseorang yang pakai Tatami akan merasuk. Kengerian akan kamu dapatkan saat menonton cerita mitos dari Jepang ini.
3. Folklore: Nobody
Film yang satu ini menceritakan kisah tentang Pontianak yang sedikit mirip dengan kisah hantu kuntilanak yang tenar di Indonesia. Yang pasti kamu akan dihadapkan tentang cerita mayat wanita yang memiliki tancapan paku di kepalanya. Serem nih!
4. Folklore: Pob
Pob adalah salah satu nama hantu yang berasal dari Thailand. Episode yang satu ini digarap oleh sutradara Pen-Ek Ratanaruang yang memberikan sentuhan horor komedi loh.
5. Folklore: Toyol
Film yang dibintangi oleh Bront Palarae ini menceritakan tentang anggota parlemen yang menyewa dukun untuk mengatasi masalah ini. Dukun tersebut berubah menjadi sosok waita dan keduanya menjadi kekasih.
6. Folklore: Mongdal
Film ini menceritakan tentang seorang ibu, Ok-bin yang berusaha menghalalkan segala cara demi menyatukan kisah cinta anaknya. Sang ibu yang saking sayangnya dengan anaknya, bahkan rela harus menyatukan keduanya di akhirat.
Nah, itu dia 6 film horor folklore yang bisa kamu tonton saat waktu senggang!
Berita Terkait
-
Menko Zulhas: Piala Dunia 2026 Jadi Pemersatu Masyarakat dan Penggerak UMKM
-
Charles Gozali Hadirkan Badut Gendong, Horor-Action Penuh Teror dan Luka yang Menguras Emosi
-
Review Film Kuyank: Saatnya Horor Berbicara soal Realita Kultural, Bukan Hiperbola
-
Ghost Train: Saat Horor Jadi Cermin Sifat Gelap Manusia
-
'Kitab Sijjin dan Illiyyin' Dominasi Bioskop, Bukti Film Horor Indonesia Terus Naik Kelas
Terpopuler
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Kisahkan Tragedi Tsunami Aceh! Abidzar hingga Cinta Brian, Ungkap Sinetron 'Lautan Cinta'
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
Terkini
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya
-
Profit Naik 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Maksimalkan Produk dan Layanan Baru, Jaga Fundamental Keuangan