Matamata.com - Perkembangan teknologidi era informasi memberikan berbagai kemudahan bagi generasi milenial untuk belajar apapun tanpa khawatir oleh sekat apapun.
Hal ini tentunya bisa dimanfaatkan untuk mempelajari banyak hal, termasuk Alquran. Apalagi belajar sangat penting buat orang Islam.
Alquran sebagai pedoman dan jalan keselamatan bagi seluruh umat Islam menyimpan banyak panduan nilai dan moral di dalamnya. Ajaran dan nilai-nilai Alquran akan menjadi bekal dalam melewati gelombang perubahan dunia.
Era informasi ini menuntut setiap orang untuk berubah dan mampu beradaptasi. Pada titik inilah, niai-nilai Alquran menjadi petunjuk yang universal dan sepanjang waktu bagi kehidupan manusia.
Berbagai penelitian yang dilakukan ternyata menunjukkan bahwa membaca Alquran memberikan banyak manfaat dan kegunaan, salah satunya untuk kesehatan. Alquran memberikan ketenangan jiwa bagi siapapun yang membacanya, karena sejatinya, ia menjadi jalan untuk mengingat Tuhannya.
Ini salah satunya dibuktikan lewat sebuah studi di Universitas Salford, Inggris. Dalam penelitian tersebut diketahui, orang-orang yang membaca dan melantunkan Alquran menjadi lebih rileks dan tenang dibanding mereka yang membaca buku biasa.
Hal tersebut sebagaimana disebutkan dalam Surah Ar-R’ad ayat28. “Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (Ar-R'ad; 28).
Selain itu, penelitian lainnya yang dilakukan di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat oleh Dr Ahmed Al-Qadhi menyatakan, mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun yang tidak, dapat merasakan perubahan.
Perubahan yang dirasakan antara lain: Fisiologis yang sangat besar, penurunan depresi dan kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, dan menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang- orang yang menjadi objek penelitiannya.
Selain Alquran, Hadis juga sangat penting untuk dipelajari.
Belajar Alquran Jadi Makin Mudah Bagi Milenial
Nah di era industri 4.0 ini, kajian Alquran dan Hadis di era milenial sudah bisa terakomodasi lewat penggunaan teknologi dan media.
Keduanya hadir sebagai sarana, baik itu pada tataran pembelajaran untuk kajian, metodologi maupun praktis. Adanya sarana multimedia merupakan babak baru dalam kajian Alquran.
Ini sekaligus berarti kesempatan bahwa pesan-pesan Alquran bisa lebih mudah dan lebih luas untuk diakses. Saat ini, sangat banyak website atau situs di internet yang menyediakan layanan praktis belajar Alquran.
Tidak hanya belajar membaca, para generasi milenial yang terbiasa mengakses segala sesuatu lewat piranti teknologi informasi seperti handphone, juga bisa mempelajari tafsir Alquran untuk kajian yang lebih mendalam. Salah satunya ditawarkan oleh bisaquran.com dan tafsirweb.com.
Bisaquran.com menghadirkan sarana full digital berupa kelas online berbasis aplikasi instant messaging, atau menggunakan website khusus sebagai Learning Management System (LMS).
Tak hanya itu, ada pula yang menggunakan sistem hybrid yakni menggabungkan materi klasik berupa buku dan video pembelajaran.
Sementara itu, tafsirweb.com memberikan akses untuk mempelajari tafsir Alquran dengan beragam versinya, di antaranya, Tafsir Kementrian Agama Republik Indonesia, Tafsir Kementrian Agama Saudi Arabia, dan lain sebagainya. Semuanya tersedia gratis untuk dibaca.
Kedua layanan website ini tentunya memberikan kemudahan bagi milenial atau Anda yang ingin belajar lebih banyak soal Alquran tanpa harus dibatasi ruang dan waktu.
Jadi kapan mau mulai belajar Alquran?
Berita Terkait
-
Al-Quran Produksi Indonesia Rambah Pasar Mesir, Kemenag Teken MoU dengan 4 Mitra Strategis
-
Adab Icha Annisa Bersumpah Tak Santet Stevie Agnecya jadi Gunjingan: Mana Ada Sumpah Alquran Sambil Nongkrong di Kafe
-
Popularitasnya Meroket, Aldi Taher Ungkap Ini Efek Baca Alquran dan Cium Kaki Ibu
-
Kesal Ditanya soal Agama, Cinta Laura Ogah Percaya Alquran 100 Persen: Dunia Sudah Modern
-
8 Artis yang Khatam Alquran Berkali-kali, Gak Hanya di Bulan Ramadan
Terpopuler
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
Terkini
-
Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Pembuktian
-
Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar Indonesia
-
Jelang Pementasan Perdana, Jersey Boys the Musical Siap Hidupkan Era Frankie Valli di Jakarta
-
Ketika Cinta Menjelma Jadi Dendam Mematikan: 'Badut Gendong' Resmi Meneror Bioskop Mulai Hari Ini
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!