Matamata.com - Parto Patrio tak hanya sukses di dunia entertainment saja, namun ia juga sukses mendidik putrinya yang bernama Amanda Caesa.
Putrinya yang satu ini memiliki bakat nyanyi dan bisa menulis lagu juga loh berjudul Even If You Aren't There For Me.
Tak hanya berbakat, namun paras cantik Amanda Caesa juga mencuri perhatian loh.
Langsung simak yuk rangkuman potret Amanda Caesa oleh Matamata.com :
1. Selfie
Potret selfie ala Amanda Caesa tanpa senyum, wuih tetap cantik ya?
2. Pose
Nggak cuma jago selfie, jago pose juga nih Amanda Caesa.
3. Promo lagu
Potret candid Amanda Caesa waktu lagi promo lagu nih. Candid aja manis nih.
4. Tampil feminin
Amanda Caesa keliatan cantik pakai dress seksi off shoulder. Berpose pegang gitar, memikat banget nih Amanda Caesa!
5. Stylish
Nggak cuma saat perform, tampilan hang out santai keliatan stylish kan?
Berita Terkait
-
Parto Patrio Idap Batu Ginjal, Istri Ungkap Kronologis Riwayat Penyakitnya
-
Mengejutkan! Begini Kondisi Ida Muwarni Setelah Cerai dari Parto Patrio
-
Pasca Operasi Batu Ginjal, Eko Patrio dan Akri Jelaskan Kondisi Parto di RS
-
Mengejutkan! Hari Ini, Parto Patrio Jalani Operasi Usai Dilarikan ke RS
-
Parto Patrio Sempat Disuapi Amanda Caesa Sebelum Dilarikan ke RS
Terpopuler
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
-
KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dari Biro Haji ke Ketua PBNU Aizzudin Abdurrahman
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya