Matamata.com - Bagi setiap perempuan, kecantikan adalah suatu hal yang penting. Bahkan, mereka rela melakukan apa saja agar terlihat ayu.
Salah satu trend yang sempat hangat dibicarakan adalah menghilangkan tahi lalat dengan sabun colek.
Namun, Selebgram sekaligus beauty vlogger Tasya Farasya justru memiliki pandangan yang berbeda terkait hal itu.
"Nah sekarang DM rame urusan ini. Katanya ada yang bikin video rekomendasiin ngilangin tahi lalat pakai sabun colek e**** dan kapur sirih atau apalah itu nggak tahu pasti. Tapi, sabun coleknya aja udah bikin tercengang," ujar Tasya Farasya di Instagram Storiesnya.
Tak berselang lama, unggahan Tasya Farasya itu pun banjir dikomentari netizen.
"Sabun begitu aja kena tangan panas apalagi di muka," komentar akun @inezfran.
"Ngeri sih," imbuh netizen @gadingdp.
"Logika aja sabun cuci lu pakein ke muka gimana," terang akun @akutuhcewe.
"Aku pernah dan kapok," jelas netizen @markjaviero.
Berita Terkait
-
Ulang Tahun ke-4, Anak Tasya Farasya Dandan ala Princess Elsa Gemas Banget
-
Cantik Banget Bergaya Arabian saat Wisuda TK, Putri Tasya Farasya Minta Kado Ini
-
Tasya Farasya Mampir ke Warkop di Portugal, Produk Indonesia Ini Bikin Salfok
-
Tasya Farasya Bongkar Menu Sahur Di Rumahnya: Ini Mah Lebaran
-
Viral Rumah Tasya Farasya di Kampung Curi Perhatian: Dalamnya Serem Nggak Si?
Terpopuler
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
-
Adegan Ciuman, Fajar Sadboy Bikin Salfok Marsha Aruan di Web Series 'Yang Penting Ada Cinta'
-
Mentan Amran Pastikan Pemulihan Sawah di Aceh Gunakan Skema Padat Karya
-
Menlu Iran Ingatkan Trump: Fasilitas Bisa Hancur, Tapi Teknologi Tak Bisa Dibom
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya