Matamata.com - Krisdayanti baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-45 tahun pada, Selasa (24/3).
Karena sedang karantina mandiri, Krisdayanti merayakan ulang tahunnya secara sederhana di rumah.
Biar nggak makin penasaran, yuk simak 5 potret Krisdayanti rayakan ulang tahun sederhana di rumah.
1. Kejutan dari sang suami
Krisdayanti sangat bahagia mendapatkan kejutan romantis dari sang suami, Raul Lemos.
2. Dikelilingi anak tersayang
Tak hanya suami, Krisdayanti juga diberi kejutan oleh kedua anaknya.
3. Buket bunga
Di hari spesial Krisdayanti, Raul Lemos memberikan sebuket bunga besar sebagai ungkapan cintanya.
4. Tumpengan
Karena sedang karantina mandiri, Krisdayanti menggelar tumpengan sederhana di rumahnya saat ulang tahun.
5. Makan bersama
Prosesi tumpengan dilanjutkan dengan makan bersama keluarga.
Berita Terkait
-
Rayakan Ultah ke-50 Tahun, Kris Dayanti Dapat Kado Mewah dari Ameena
-
Kris Dayanti Tak Dikenali Cucu saat Tak Pakai Make Up: Kelihatan Lebih Muda
-
Ameena Dijemput Atta dan Aurel Naik Bajaj, Krisdayanti Komentar Kocak
-
Azriel Dihujat karena Beda Perlakuan ke KD dan Ashanty, Anang Hermansyah Pasang Badan
-
Azriel Hermansyah Klaim Ashanty Sumber Semangatnya: Ikut Nyesek padahal Aku Bukan KD
Terpopuler
-
Negara Gugat Enam Korporasi Rp4,8 Triliun Terkait Kerusakan Lingkungan di Sumatera Utara
-
Transisi Kelembagaan Kemenhaj Capai 90 Persen, Layanan Haji Dipastikan Tanpa Jeda
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
-
KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dari Biro Haji ke Ketua PBNU Aizzudin Abdurrahman
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya