Matamata.com - Pada hari Minggu (19/4) lalu, kabar duka datang dari Angel Karamoy. Willy Rumondir, ayah Angel Karamoy meninggal dunia di usia 69 tahun.
Dengan berbalut busana putih, Angel Karamoy pun lepas kepergian sang ayah yang meninggal dunia karena sakit komplikasi.
Momen Angel Karamoy lepas kepergian sang ayah pun ia unggah dalam akun Instagram pribadinya.
Matamata.com sudah merangkumkannya di sini :
1. Tatapan kosong
Tatapan kosong Angel Karamoy saat melepas kepergian sang ayah sambung.
2. Bersama keluarga
Angel Karamoy dan keluarga melepas kepergian ayah sambungnya lengkap dengan masker.
3. Bareng Kezia Karamoy
Angel Karamoy dan Kezia Karamoy menemani sang ayah sampai melepas kepergiannya.
4. Tabur bunga
Potret Angel Karamoy yang menabur bunga ke makam ayah sambungnya.
Sedih banget nih lihat momen Angel Karamoy lepas kepergian sang ayah!
Tag
Berita Terkait
-
Angel Karamoy Curhat Efek Oplas, Netizen Kompak Menyayangkan: Cantikan Sebelum Operasi
-
'Family 100 Indonesia' dan 2 Program Lainnya Jadi Unggulan di MNCTV, Ini Sederet Hostnya
-
Angel Karamoy Pamer Foto Pakai Hijab Di Haru Puasa Pertama: Islam?
-
Diduga Pacari Anak Arie Wibowo, Ini 10 Pesona Lovely Rumangkang Putri Angel Karamoy
-
10 Potret Terbaru Lovely Rumangkang Anak Angel Karamoy
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya